Yatsushiro, 1 Juli 2026 – Pebulutangkis muda Indonesia, Mayla Cahya Afilian Pratiwi, mengawali kiprahnya di Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2026 dengan kemenangan dramatis. Ia berhasil melewati rintangan pertama di babak 64 besar tunggal putri.
Mayla berhadapan dengan wakil Korea Selatan, Seol A In. Pertarungan sengit tersaji sejak gim pertama. Mayla akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 22-20, 17-21, dan 21-19.
Kemenangan ini tentu tidak diraih dengan mudah. Mayla mengakui ketangguhan lawannya yang sulit diatasi.
“Hari ini lawannya cukup berat dan sangat susah untuk dimatikan,” ujar Mayla usai pertandingan.
Ia menambahkan bahwa lawannya tidak bisa dikalahkan hanya dengan satu pukulan. Dibutuhkan kesabaran ekstra dan kekuatan fisik prima.
Perbedaan format pertandingan dibandingkan nomor beregu juga menjadi tantangan tersendiri. Jika di nomor beregu poin maksimal hanya 11, di nomor perorangan poin mencapai 21.
Mayla harus cermat mengatur strategi agar tidak kehabisan tenaga di akhir laga. Ia bersyukur strateginya berjalan baik.
“Kemarin beregu hanya poin 11, jadi mainnya lebih habis-habisan. Kalau sekarang kembali ke poin 21 gim panjang, saya harus pakai strategi,” jelasnya.
Ia mengaku lega bisa memenangkan pertandingan pertamanya di ajang bergengsi ini.
Tahun ini merupakan partisipasi terakhir Mayla di Kejuaraan Asia Junior.
Oleh karena itu, ia memiliki target pribadi yang sangat ambisius.
Mayla bertekad untuk meraih medali emas di AJC edisi terakhirnya ini.
Namun, ia tetap membumi dan fokus pada setiap pertandingan yang akan dilakoni.
“Saya ingin meraih medali emas karena ini AJC terakhir saya,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
Perjalanan Mayla di AJC 2026 masih panjang. Ia akan terus berjuang demi mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia.
Langkah Mayla selanjutnya adalah menghadapi lawan di babak 32 besar.
Semoga penampilannya terus menanjak di pertandingan-pertandingan berikutnya.











