Kejutan di Kejuaraan Asia Junior 2026: Ganda Campuran Indonesia Singkirkan Unggulan Kelima Thailand

Wibowo

YATSUHIRO – Pasangan ganda campuran Indonesia, Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti, sukses membuat kejutan di Kejuaraan Asia Junior 2026 yang digelar di Yatsushiro. Mereka berhasil menumbangkan unggulan kelima asal Thailand, Tachin Wiriyachairerk/Thitiwarada Buakaew, pada babak 32 besar, Rabu (1/7/2026).

Pertarungan sengit tersaji sejak awal gim. Luthfi/Dian yang tampil penuh determinasi berhasil memenangi gim pertama dengan skor tipis 21-19.

Di gim kedua, perlawanan dari wakil Thailand semakin sengit. Skor sempat imbang berkali-kali, namun Luthfi/Dian menunjukkan mental baja mereka. Akhirnya, mereka sukses menutup pertandingan dengan kemenangan 24-22.

Muhammad Luthfi Habibi mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengenal baik gaya bermain Tachin Wiriyachairerk. “Tachin Wiriyachairerk adalah rival saya. Kami sering bertemu baik di ganda putra maupun ganda campuran, jadi sudah tahu permainannya,” ujar Luthfi.

Ia menambahkan bahwa strategi mereka dalam laga tersebut adalah lebih mencari serangan. “Untuk laga tadi kami mencoba untuk lebih mencari serangan saja,” jelasnya.

Luthfi memprediksi pertandingan akan berjalan ketat mengingat rekor pertemuan sebelumnya. “Karena sering bertemu saya sudah memprediksi akan ketat, karena pertemuan sebelum-sebelumnya juga ketat,” katanya.

Saat tertinggal poin, Luthfi mengaku hanya fokus pada setiap bola. “Saat tertinggal tadi saya fokus per-poin saja,” tuturnya.

Mengenai peluang di turnamen ini, Luthfi ingin memaksimalkan setiap pertandingan. “Untuk peluangnya saya mau memaksimalkan mainnya dulu,” ungkapnya.

Di babak selanjutnya, Luthfi/Dian akan menghadapi pasangan kuat dari China. “Besok akan bertemu pasangan China, kami harus menyiapkan kondisi badan dan bermain maksimal besok,” tegas Luthfi.

Sementara itu, Dian Ramadhani Mukti menjelaskan pentingnya menjaga bola agar tidak mudah keluar lapangan. “Karena bolanya kencang, jadi kami harus mencoba untuk menurunkan bola terus agar bisa cari serangan,” kata Dian.

Ia menambahkan bahwa mengangkat bola terlalu tinggi berisiko bola keluar. “Karena kalau kami angkat bola bakal mudah out juga,” jelasnya.

Dian mengakui lawan memiliki sambungan yang cepat dan bermain menekan. “Lawan memiliki sambungan yang cepat dan mainnya menekan terus, jadi kami harus mencari pancingan dan menjaga tempo,” paparnya.

Dian menargetkan minimal mencapai perempat final atau semifinal. “Kalau saya menargetkan minimal 8 besar atau semifinal, karena sebelumnya kalau pertandingan Internasional saya belum bisa melewati babak itu,” harap Dian.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Luthfi/Dian untuk menghadapi babak selanjutnya dan membawa nama harum Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All