TVS Motor Indonesia melontarkan kritik tajam terhadap sejumlah merek motor listrik yang beredar di pasar domestik. Sorotan utama tertuju pada inkonsistensi produk dan layanan purna jual yang dinilai merugikan konsumen.
Pihak TVS menekankan bahwa keberlanjutan produk adalah elemen krusial. Hal ini berkaitan langsung dengan jaminan dan kepercayaan yang diberikan kepada para pembeli di Indonesia.
“Kami melihat ada beberapa pemain yang produknya datang dan pergi begitu saja,” ujar Riyanto, Deputy General Manager PT TVS Motor Company Indonesia. Pernyataan ini dilontarkan dalam sebuah acara diskusi otomotif yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (23/5/2024).
Menurut Riyanto, fenomena merek motor listrik yang “gaib” ini menciptakan ketidakpastian bagi konsumen. Mereka khawatir mengenai ketersediaan suku cadang dan dukungan servis di masa depan. Hal ini tentu berdampak negatif pada citra keseluruhan industri kendaraan listrik.
TVS sendiri berkomitmen untuk hadir dalam jangka panjang di pasar Indonesia. Perusahaan asal India ini telah meluncurkan beberapa model motor listrik yang didukung oleh infrastruktur dan layanan purna jual yang memadai. Ini menjadi nilai jual utama mereka di tengah persaingan yang semakin ketat.
“Kami hadir di sini bukan untuk sekadar ikut-ikutan tren sesaat,” tegas Riyanto. “Kami ingin membangun ekosistem kendaraan listrik yang kuat dan berkelanjutan.”
Pernyataan ini menyiratkan bahwa TVS menargetkan segmen konsumen yang membutuhkan kepastian. Mereka yang mencari solusi mobilitas listrik bukan hanya karena gaya, melainkan juga mempertimbangkan aspek teknis dan servis jangka panjang.
Kehadiran merek motor listrik yang tidak memiliki kejelasan nasib di masa depan dapat merusak kepercayaan publik. Konsumen menjadi ragu untuk berinvestasi pada teknologi yang belum terbukti ketahanannya.
TVS berharap para pelaku industri lain dapat meniru komitmen mereka. Konsistensi dalam pengembangan produk, penyediaan suku cadang, dan layanan purna jual menjadi pilar utama untuk memajukan adopsi kendaraan listrik di Indonesia secara keseluruhan.
Dengan demikian, industri kendaraan listrik nasional dapat tumbuh secara sehat dan memberikan manfaat maksimal bagi konsumen. TVS memposisikan diri sebagai pemain yang serius dalam mendukung transisi energi di sektor transportasi Indonesia.











