Stadion Dallas, Amerika Serikat, menjadi saksi bisu akhir perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026. Timnas Portugal yang dinahkodai sang mega bintang harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1 pada babak 16 besar, Selasa (7/7) dini hari WIB. Gol tunggal Mikel Merino di penghujung laga memastikan langkah Portugal terhenti.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri ambisi Ronaldo untuk meraih gelar Piala Dunia paling bergengsi. Air mata tak terbendung membasahi pipi CR7 usai peluit panjang dibunyikan. Ia mengakui bahwa Piala Dunia 2026 adalah edisi terakhirnya.
"Benar bahwa ini adalah piala dunia terakhir saya. Tapi setelah itu saya perlu waktu untuk berpikir, saya ingin bersama keluarga terlebih dahulu, tidak membuat keputusan terburu-buru, dan melanjutkan kehidupan," ujar Ronaldo usai pertandingan, mengutip dari kanal YouTube FIFA.
Kesedihan Ronaldo sangat wajar. Perjalanannya bersama Selecao das Quinas di turnamen akbar ini selalu diwarnai harapan besar. Meski begitu, ia menegaskan telah memberikan segalanya untuk negaranya.
"Ya, normal saja ketika merasa sedih meninggalkan Piala Dunia seperti ini. Tapi seperti di konferensi pers kemarin, saya sampaikan bahwa saya akan mengerahkan segalanya dan saya sudah melakukannya," imbuhnya.
Mari kita telisik kembali perjalanan Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia sejak debutnya.
Piala Dunia 2006 menjadi panggung pertama Ronaldo. Portugal berhasil menembus semifinal, namun langkah mereka dihentikan Prancis. Di perebutan tempat ketiga, Portugal kalah dari Jerman. Edisi ini menjadi pencapaian terbaik Ronaldo bersama timnas Portugal di Piala Dunia.
Empat tahun berselang, di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Ronaldo dan Portugal kembali terhenti di babak 16 besar. Ironisnya, lawan yang sama, Spanyol, kembali mengubur mimpi mereka dengan skor 0-1.
Piala Dunia 2014 di Brasil menjadi edisi terburuk bagi Ronaldo. Ia gagal membawa Portugal lolos dari fase grup, meski berhasil mencetak satu gol.
Di Rusia 2018, Ronaldo tampil menggila dengan mencetak empat gol, termasuk hattrick melawan Spanyol di laga pembuka. Namun, Portugal takluk dari Uruguay di babak 16 besar.
Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi penutup babak grup Ronaldo sebelum Piala Dunia 2026. Portugal terhenti di perempat final setelah kalah tipis dari Maroko. Ronaldo hanya mampu mencetak satu gol di edisi ini.
Pada Piala Dunia 2026 ini, Ronaldo yang tampil untuk keenam kalinya, berhasil mencetak tiga gol. Namun, performa gemilangnya tak cukup untuk membawa Portugal melaju lebih jauh. Kekalahan dari Spanyol di babak 16 besar menutup babak baru dalam kariernya di ajang Piala Dunia. Perjalanan panjang sang legenda akhirnya harus berakhir di Amerika Serikat.











