Jakarta, CNN Indonesia – Pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, melancarkan kritik tajam terhadap FIFA usai kemenangan telak 4-1 atas Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut membuktikan superioritas integritas sepak bola di atas intervensi politik.
Gol-gol Belgia dicetak oleh Charles de Ketelaere (dua gol), Hans Vanaken, dan Romelu Lukaku. Sementara itu, Amerika Serikat hanya mampu membalas melalui Malik Tillman.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Garcia, terutama menyusul kontroversi sebelum pertandingan. FIFA mendadak menangguhkan sanksi kartu merah striker AS, Folarin Balogun, yang menimbulkan spekulasi intervensi dari pihak-pihak berkepentingan.
"Hari ini, sepak bola yang menang atas politik. Ini adalah olahraga yang indah," ujar Garcia usai laga. "Saya benci melihat oknum berkuasa merusak keindahannya."
Ia mengamati bahwa meskipun Balogun diizinkan bermain, kehadiran sang striker tidak memberikan dampak signifikan. Garcia menilai lini pertahanan Belgia yang disiplin mampu meredam ancaman tersebut.
"Dia [Balogun] tidak memberikan kontribusi apa pun," tambah pelatih berusia 62 tahun itu. "Awalnya saya kecewa dengan keputusan FIFA. Namun, setelah 15 menit, saya yakin dia bukan ancaman bagi kami."
Lebih lanjut, Garcia mengungkapkan kebanggaannya terhadap performa gemilang Kevin De Bruyne dan rekan-rekannya. Ia mempersembahkan kemenangan bersejarah ini untuk seluruh rakyat Belgia yang rela begadang demi mendukung tim nasional.
"Saya tahu ini sudah pukul 4 pagi di Belgia. Terima kasih kepada semua yang telah berjuang melawan kantuk demi kami," katanya. "Tunjukkanlah kebanggaan kalian. Kami membuktikan Belgia adalah negara sepak bola besar."
Garcia memuji anak asuhnya yang dinilai tampil luar biasa dan menjalankan strategi permainan dengan sempurna. Ia merasa Youri Tielemans dan kawan-kawan mengendalikan jalannya pertandingan.
"Kerja keras tim ini sangat nyata," tegas Garcia. Ia juga menyoroti cedera parah yang dialami Amadou Onana sebagai satu-satunya catatan duka.
"Kami berutang padanya untuk terus berjuang di perempat final," pungkasnya. Kemenangan ini mengantarkan Belgia melaju ke babak selanjutnya dengan performa impresif.











