Jakarta – Panggung babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel akbar antara tuan rumah Amerika Serikat (AS) melawan Belgia. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Seattle Stadium pada Selasa (7/7) pagi WIB. Pemenang dari laga ini akan memperebutkan satu tiket ke perempat final melawan tim yang lolos antara Portugal atau Spanyol.
Pertandingan ini semakin menarik perhatian dengan adanya keputusan FIFA yang menangguhkan sanksi kartu merah bagi striker AS, Folarin Balogun. Keputusan ini memberikan suntikan moral berharga bagi skuad The Stars and Stripes yang berambisi melaju lebih jauh di turnamen akbar ini.
Di sisi lain, Belgia datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi. Performa impresif dan kemampuan comeback mereka saat menyingkirkan Senegal di fase sebelumnya menjadi modal penting bagi Youri Tielemans dan rekan-rekannya untuk mengalahkan AS.
Tim redaksi CNNIndonesia.com mencoba memprediksi jalannya pertandingan dan hasil akhir duel AS vs Belgia ini.
Nova Arifianto memprediksi pertandingan akan berjalan alot dan berpotensi membutuhkan waktu lebih dari 90 menit. Keputusan FIFA terkait Balogun dianggapnya sebagai salah satu faktor yang mewarnai laga ini. "AS menjalani Piala Dunia terbaiknya, dengan kualitas permainan yang baik di bawah arahan Pochettino. Kecepatan menyerang adalah kekuatan utama mereka," ujar Nova. Ia menilai Belgia yang masih mencari kekompakan antara pemain senior dan junior akan menghadapi ujian berat. Prediksinya, skor imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, dan AS harus berjuang lewat adu penalti.
Abdul Susila optimistis Belgia belum habis. Ia melihat performa Si Setan Merah yang semakin memanas seperti saat melawan Senegal. "Amerika Serikat sampai harus ‘melobi’ FIFA agar Balogun bisa main meski dapat kartu merah. Sang tuan rumah tidak yakin bisa berbuat banyak. Ini merusak mental tim," ungkapnya. Abdul memprediksi Belgia akan bermain nyaman dan mengalahkan AS dengan skor meyakinkan, 2-0 atau 3-1.
Juprianto Alexander menyoroti taktik Rudi Garcia yang dianggapnya jempolan saat menyingkirkan Senegal. Ia berharap tangan dingin sang pelatih kembali berbuah manis melawan AS. "AS dapat keuntungan karena Folarin Balogun yang semula kena sanksi bisa main di laga ini karena keputusan aneh FIFA. The Stars and Stripes akan datang dengan amunisi terbaik," katanya. Namun, Juprianto melihat Belgia sudah siap dengan segala kemungkinan dan memprediksi De Rode Duivels akan menyingkirkan AS dengan skor 3-2.
Sementara itu, Jun Mahares menilai Amerika Serikat di bawah Mauricio Pochettino tampil lebih atraktif dengan keseimbangan menyerang dan bertahan. Meski Belgia belum konsisten, pengalaman para pemain senior dianggapnya masih menjadi faktor pembeda. Jun memprediksi Leandro Trossard dan kawan-kawan bisa memenangkan laga sengit ini dengan skor 2-1.











