London – Arsenal resmi memperkenalkan rekrutan terbarunya, Selina Cerci. Striker tajam asal Jerman ini didatangkan dari Hoffenheim tanpa biaya transfer alias gratis. Kepindahan ini menjadi angin segar bagi lini serang The Gunners.
Cerci, 26 tahun, telah menghabiskan seluruh kariernya di kasta tertinggi sepak bola wanita Jerman, Frauen-Bundesliga. Bersama Hoffenheim, ia menjelma menjadi predator gol ulung. Total 34 gol dari 47 penampilan ia bukukan. Musim 2025-26, kontribusinya membawa Hoffenheim finis di peringkat keempat.
Tak hanya di level klub, Cerci juga langganan tim nasional Jerman. Ia telah mengemas 20 caps dan lima gol untuk negaranya. Kehadirannya diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Beth Mead. Mead sendiri telah hengkang ke Manchester City, juara Women’s Super League musim lalu.
BBC Sport melaporkan, Cerci menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Ada opsi perpanjangan satu tahun tambahan. "Merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya," ujar Cerci. "Tidak peduli klub mana pun yang tertarik, saya ingin bermain untuk Arsenal."
Perjalanan karier Cerci tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami cedera ligamen krusiat pada Maret 2022. Cedera ini membuatnya absen di Piala Eropa Wanita tahun itu dan Piala Dunia Wanita setahun berikutnya.
Sebelumnya, ia membela Werder Bremen dan Turbine Potsdam dengan catatan gol impresif. Pindah ke Hoffenheim melalui FC Koln menjadi titik baliknya. Di sana, ia bangkit dan dua kali menjadi runner-up top skor liga dengan masing-masing 16 gol.
Clare Wheatley, Direktur Sepak Bola Wanita Arsenal, menyambut antusias kedatangan Cerci. "Dia adalah pencetak gol insting dengan rekor terbukti di Bundesliga," kata Wheatley. "Kami yakin dia siap bertransisi ke sepak bola Inggris."
Musim lalu, Cerci tidak hanya tajam dalam mencetak gol, tetapi juga piawai dalam memberikan assist. Ia mencatatkan sembilan assist di liga. Angka ini menempatkannya di posisi kedua bersama rekan setim barunya, Georgia Stanway, yang saat itu membela Bayern Munich.
Manajer Arsenal, Renee Slegers, memuji kualitas Cerci. "Selina memiliki statistik gol yang mengesankan. Dia membawa kehadiran, fisik, dan niat menyerang yang baik," jelas Slegers. "Ditambah etos kerja kuatnya, kami merasa kualitas ini menjadikannya tambahan hebat."
Arsenal musim lalu menjadi tim kedua tersubur di WSL. Namun, ambisi juara mereka terganjal jadwal padat. Kepergian Beth Mead, meski cedera parah musim lalu, meninggalkan lubang. Mead, 31 tahun, telah menjadi andalan selama sembilan musim.
Cerci, di usia 26 tahun, berada di puncak performanya. Ia selalu menunjukkan naluri gol tajam, meski belum pernah membela raksasa Jerman seperti Bayern Munich atau Wolfsburg. Ini akan menjadi pengalaman pertamanya bermain di luar Jerman dan merasakan atmosfer Liga Champions.
Sang pemain sendiri mengaku antusias "keluar dari zona nyaman." Proses adaptasi Cerci akan menjadi kunci. Sejarah mencatat tidak semua pemain asing langsung bersinar. Contohnya Lea Schuller, kompatriotnya, hanya mencetak satu gol dari 11 penampilan untuk Manchester United musim lalu.
Arsenal, yang kerap memulai musim dengan lambat, tidak bisa membuang waktu. Mereka perlu segera menemukan ritme untuk bersaing dengan Manchester City dan meraih gelar liga pertama sejak 2019. Kedatangan Selina Cerci menjadi langkah penting dalam misi tersebut.











