Reaksi Mengejutkan Trump dan Pengakuan Rusia: Apa yang Terjadi di Balik Pemakaman Khamenei?

Heni Maulidya

Pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel pada Februari lalu, memicu sorotan internasional. Berita mengenai gelombang pelayat yang membanjiri acara duka tersebut hingga klaim Rusia mengenai stok senjata cadangan Iran, menjadi topik hangat sepanjang akhir pekan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku terkejut melihat jutaan warga Iran turut serta dalam pemakaman Khamenei. Dalam sebuah wawancara singkat pada Sabtu (4/7), Trump menyatakan pandangannya yang berbeda. "Saya terkejut. Saya pikir orang-orang membencinya," ungkap Trump. Ia mengaku sebelumnya beranggapan Khamenei tidak lagi mendapat dukungan luas dari rakyat Iran.

Sementara itu, Rusia melalui Wakil Ketua Dewan Keamanan, Dmitry Medvedev, melontarkan pengakuan mengejutkan. Medvedev mengklaim memiliki informasi bahwa Iran masih menyimpan stok senjata cadangan. Pengakuan ini muncul saat Medvedev dilaporkan hadir di Teheran untuk menghadiri upacara pemakaman Khamenei.

Menurut laporan Al Jazeera, Medvedev menyebutkan bahwa senjata cadangan Iran tersebut berada di area Bab Al Mandab. Sebelumnya, Medvedev juga pernah menekankan pentingnya Selat Hormuz sebagai aset strategis bagi Iran, setara dengan senjata nuklir.

Upacara pemakaman Khamenei sendiri baru dapat digelar pada Minggu (5/7), setelah tertunda lebih dari tiga bulan. Tiga putra mendiang Khamenei, yakni Masoud, Meysam, dan Mostafa, terlihat hadir dalam penghormatan terakhir sang ayah. Kantor berita Associated Press melaporkan kehadiran mereka dalam salat jenazah.

Selain keluarga inti, Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Ahmad Vahidi juga terpantau hadir dalam momen salat jenazah tersebut. Kehadiran para petinggi militer Iran ini menegaskan kembali posisi strategis IRGC dalam lanskap politik dan keamanan negara.

Peristiwa ini menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai kondisi internal Iran pasca-kematian Khamenei, serta implikasinya terhadap dinamika geopolitik regional. Pengakuan Rusia mengenai stok senjata cadangan Iran juga menambah dimensi baru dalam analisis ancaman dan kapabilitas militer Teheran. Perkembangan selanjutnya dari isu-isu ini akan terus menjadi perhatian dunia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All