Jakarta – Para penggemar bulutangkis di Indonesia bersiaplah menyambut kembali idola-idola mereka. Ajang Shuttle Open 2026 akan digelar pada 1 Agustus mendatang di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta. Acara ini akan mempertemukan kembali legenda bulutangkis dunia, termasuk nama-nama besar dari Indonesia dan China, dalam sebuah pertandingan eksibisi yang dinanti.
Kehadiran Taufik Hidayat, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004, dipastikan akan menjadi daya tarik utama. Ia akan beradu skill dengan legenda bulutangkis China, Lin Dan, yang juga merupakan salah satu pemain tersukses dalam sejarah bulutangkis. Selain kedua ikon tersebut, sederet nama besar lainnya dari era keemasan bulutangkis Indonesia juga akan turut meramaikan.
Ricky Soebagdja, Candra Wijaya, Hendra Setiawan, Liliyana Natsir, dan Tontowi Ahmad, semuanya adalah nama-nama yang pernah mengharumkan Merah Putih di kancah internasional. Kehadiran mereka dalam satu lapangan akan membangkitkan nostalgia sekaligus menjadi momen inspiratif bagi generasi penerus.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Ricky Achmad Soebagdja, menekankan bahwa Shuttle Open bukan sekadar pertandingan. "Ini adalah perayaan perjalanan panjang bulutangkis Indonesia," ujarnya. Ajang ini menjadi wadah penting untuk mempererat hubungan antara para legenda dengan para penggemar setia. Masyarakat Indonesia akan mendapatkan kesempatan langka untuk kembali merasakan semangat juang dan kebanggaan yang pernah diraih bersama.
Dukungan penuh datang dari berbagai pihak. PT Bank Central Asia Tbk (BCA), melalui Head of Merchant Business Division, I Ketut Alam Wangsawijaya, menyatakan komitmennya dalam mendukung olahraga nasional. "Kami bangga menjadi bagian dari acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi," kata Ketut. BCA ingin menghadirkan momen kebersamaan yang bermakna bagi pecinta bulutangkis.
Penyelenggara, Ivan Lau, CEO Makuku & AceKid Indonesia, menambahkan bahwa Shuttle Open dirancang untuk memberikan pengalaman lebih dari sekadar pertandingan. "Kami ingin menghadirkan sebuah event yang penuh energi, hangat, dan dekat dengan para fans," jelas Ivan. Ia berharap penonton dapat menikmati sisi lain dari para legenda bulutangkis dalam suasana yang menyenangkan.
Shuttle Open 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan euforia bulutangkis di Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga dan anak-anak, untuk kembali merasakan kecintaan pada olahraga tepok bulu yang telah menjadi bagian dari identitas bangsa. Pertandingan eksibisi ini akan menjadi bukti nyata bahwa semangat bulutangkis Indonesia tak pernah padam.











