Prediksi Jitu Bittime: Regulasi Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Pasar Kripto Semester II 2026

Rini Widiyarti

JAKARTA – Pasar aset digital diprediksi masih akan merasakan tekanan di paruh kedua tahun 2026. Namun, platform perdagangan aset kripto Bittime melihat perkembangan regulasi sebagai potensi penopang pertumbuhan jangka panjang.

Ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik masih menjadi bayang-bayang pasar kripto. Hal ini diperkirakan terus berlanjut hingga semester II 2026.

"Kami melihat perkembangan regulasi di berbagai negara memberikan kepastian yang dibutuhkan industri," ujar Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, pada Sabtu (4/7/2026).

Menurut Ryan, volatilitas pasar kripto masih akan terasa. Ketegangan geopolitik, konflik regional, fluktuasi harga minyak, dan kebijakan suku bunga bank sentral turut mempengaruhinya.

Pergeseran minat investor ke sektor kecerdasan buatan (AI) juga menjadi faktor lain. Investor mulai melirik saham AI global.

Kondisi ini tercermin pada pergerakan Bitcoin. Aset kripto terbesar itu anjlok lebih dari 30% di semester I 2026.

Harga Bitcoin sempat menyentuh level di bawah USD59.000. Angka ini jauh dari puncak USD126.000 pada Oktober tahun lalu.

Koreksi Bitcoin telah menghapus kapitalisasi pasar lebih dari USD2 triliun. Investor perlu mencermati tren ini.

Di tengah gejolak tersebut, regulasi menjadi katalis penting bagi industri aset digital. Di Eropa, MiCA siap diterapkan penuh mulai 1 Juli 2026.

Markets in Crypto-Assets (MiCA) bertujuan standarisasi regulasi aset kripto. Ini menjadi tonggak penting bagi industri global.

Sementara itu, di Amerika Serikat, pelaku industri menanti The Digital Asset Market Clarity Act. Legislasi ini diharapkan memberi kepastian hukum.

Di Indonesia, penguatan regulasi terus berjalan. Revisi UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) menjadi contohnya.

Perkembangan regulasi ini dinilai dapat meningkatkan kepercayaan investor. Hal ini menjadi harapan besar bagi pasar kripto ke depan.

Investor domestik mulai menunjukkan minat pada aset digital. Platform seperti Bittime hadir dengan fitur-fitur menarik.

Fitur Earn dari Bittime menjadi salah satu inovasi. Ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan investor yang beragam.

Dengan adanya kerangka regulasi yang lebih jelas, pasar kripto diharapkan dapat bergerak lebih stabil. Investor dapat berinvestasi dengan lebih percaya diri.

Semester II 2026 akan menjadi ujian bagi pasar kripto. Perkembangan regulasi akan menjadi penentu utama arah pergerakannya.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All