London City Lionesses kembali menunjukkan keseriusan mereka di bursa transfer musim panas ini. Klub Women’s Super League tersebut resmi mendatangkan bek tim nasional Denmark, Janni Thomsen, dari Utah Royals FC.
Pemain berusia 26 tahun itu telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Kehadiran Thomsen menjadi tambahan tenaga krusial bagi skuad asuhan pelatih Eder Maestre musim ini.
Thomsen bukanlah nama sembarangan di kancah sepak bola wanita internasional. Ia tercatat sebagai pemain berpengalaman yang pernah membela Denmark di dua edisi Kejuaraan Eropa.
Selain itu, Thomsen juga menjadi bagian dari skuad Denmark pada gelaran Piala Dunia Wanita 2023 lalu. Rekam jejaknya diharapkan mampu memperkokoh lini pertahanan London City Lionesses.
Sebelum memutuskan pindah ke London, Thomsen sempat tampil sebanyak 11 kali untuk Utah Royals FC. Ia berkontribusi membawa tim tersebut menempati posisi kedua klasemen di paruh musim.
Thomsen mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian dari proyek ambisius London City Lionesses. Ia menilai klub ini memiliki visi yang sangat serius untuk masa depan.
Bagi London City Lionesses, perekrutan Thomsen melengkapi deretan pemain bintang yang didatangkan musim panas ini. Sebelumnya, mereka telah sukses mengamankan tanda tangan striker Jerman, Nicole Anyomi.
Tidak hanya itu, klub tersebut juga membuat kejutan dengan mendatangkan penjaga gawang papan atas, Mary Earps. Langkah agresif ini menunjukkan kesiapan mereka bersaing di papan atas.
Setelah finis di posisi keenam pada musim debutnya di Women’s Super League, London City kini menjadi tim paling aktif. Mereka terus berbenah demi mengganggu dominasi tim-tim besar lainnya.
Rumor transfer klub ini juga belum mereda dalam beberapa waktu terakhir. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa peraih dua kali Ballon d’Or, Alexia Putellas, segera menyusul ke London.
Selain Putellas, bek tangguh asal Spanyol, Mapi Leon, juga disebut-sebut bakal segera bergabung. Jika terwujud, deretan bintang ini akan memperkuat posisi Lionesses sebagai penantang gelar serius.
Manajemen klub tampaknya tidak main-main dalam membangun fondasi tim yang kompetitif. Kehadiran para pemain berkelas dunia ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan persaingan liga wanita di Inggris.
Para penggemar kini menantikan bagaimana racikan Eder Maestre memadukan pemain-pemain bintang tersebut. Konsistensi menjadi kunci utama bagi London City untuk membuktikan ambisi mereka di lapangan hijau.
Sejauh ini, langkah transfer yang dilakukan London City Lionesses telah mencuri perhatian banyak pihak. Mereka kini dipandang sebagai ancaman nyata bagi kemapanan klub-klub tradisional di Women’s Super League.











