Penyanyi jebolan Indonesian Idol, Ghea Indrawari, kembali menjadi sorotan publik lewat aksi panggungnya yang jenaka. Saat mengisi sebuah acara, pelantun lagu Jiwa Yang Bersedih ini mencoba membawakan tren lagu MBG yang sedang viral di media sosial dengan sentuhan khasnya sendiri.
Ghea memutuskan untuk mempelesetkan singkatan MBG menjadi kalimat gombalan yang manis kepada para penonton. Ia mengubah lirik tersebut menjadi ajakan romantis untuk menjalin masa depan bersama.
Momen unik ini terekam dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @jejak_musik pada Rabu, 3 Juni 2026. Dalam rekaman tersebut, Ghea tampak sangat interaktif dan bersemangat saat berinteraksi dengan penggemarnya di lokasi acara.
Sambil bernyanyi dengan nada yang merdu, Ghea melantunkan kalimat, MBG, Mas Boleh Nggak, aku jadi masa depanmu? Lirik improvisasi tersebut spontan memicu reaksi riuh dan tawa dari ratusan penonton yang memadati area panggung.
Namun, suasana berubah menjadi lebih kocak saat Ghea mencoba mengajak penonton untuk bernyanyi bersama. Ketika mikrofon diarahkan ke arah kerumunan, jawaban yang diteriakkan oleh penonton justru di luar dugaan. Alih-alih menjawab gombalan sang penyanyi, mereka justru meneriakkan nama tokoh politik, Bahlil.
Mendengar hal tersebut, Ghea tidak kehilangan akal. Sambil tertawa kecil, ia memberikan respons spontan yang membuat suasana semakin pecah. Ia mencoba mengarahkan kembali para penonton agar mengikuti lirik buatannya dengan sabar.
Bahlil? Boleh apa nggak? Nanti jawabnya boleh gitu ya, aku ulangi nih, ujar Ghea yang disambut sorak-sorai hangat oleh para penggemar. Setelah mencoba untuk kedua kalinya, usaha Ghea akhirnya membuahkan hasil. Penonton pun kompak meneriakkan kata boleh dengan lantang sebagai balasan atas gombalan penyanyi tersebut.
Fenomena lagu MBG sendiri memang sedang hangat diperbincangkan di berbagai platform digital. Lagu yang kerap diartikan sebagai Mas Bahlil Ganteng ini diduga kuat merupakan hasil kreasi kecerdasan buatan atau AI. Tren ini membuktikan bahwa musik parodi kini memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat, terutama di kalangan remaja hingga anak-anak.
Data menunjukkan bahwa lagu ini populer melalui platform TikTok dan menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi AI mampu menciptakan tren baru secara cepat. Meski berawal dari konten parodi yang sederhana, popularitas lagu tersebut mampu merambah ke panggung musik profesional dan menarik perhatian selebritas papan atas seperti Ghea Indrawari. Aksi panggung Ghea ini pun menambah daftar panjang bagaimana tren media sosial bisa berkolaborasi dengan musisi untuk menciptakan momen hiburan yang berkesan bagi para penggemarnya.











