Peramban web Opera resmi meluncurkan fitur keamanan terbaru bernama Paste Protect untuk membentengi penggunanya dari ancaman serangan siber ClickFix. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya modus kejahatan siber yang memanfaatkan celah sistem operasi melalui perintah berbahaya.
Serangan ClickFix sendiri dikenal sebagai metode manipulasi yang sangat canggih. Biasanya, pelaku kejahatan akan membujuk pengguna untuk menginstal ekstensi browser tertentu. Setelah terpasang, peramban akan menampilkan pesan galat atau eror palsu yang mendesak pengguna menyalin sebuah kode perintah dan menjalankannya melalui terminal di perangkat mereka.
Fitur Paste Protect bekerja dengan cara mendeteksi pola skrip berbahaya tersebut secara otomatis. Saat sistem mendeteksi aktivitas mencurigakan yang mengarah pada serangan ClickFix, sebuah jendela notifikasi peringatan akan muncul di layar. Pengguna kemudian diberi pilihan untuk membatalkan proses tersebut atau menutup tab yang mencurigakan demi menjaga keamanan data.
Opera menjelaskan bahwa deteksi ini telah dioptimalkan untuk berbagai sistem operasi, baik Windows, macOS, maupun Linux. Jika pengguna tetap merasa perlu menjalankan perintah tersebut, Opera menyediakan tombol khusus dengan label Hold to copy. Namun, pengguna harus menekan tombol tersebut selama lebih dari lima detik sebagai bentuk verifikasi keamanan ekstra agar tidak dilakukan secara tidak sengaja.
Selain itu, terdapat opsi untuk selalu mengizinkan penyalinan kode dari situs yang dianggap terpercaya. Fitur ini sangat berguna jika sistem deteksi secara tidak sengaja memblokir skrip yang sebenarnya aman dari situs resmi.
Kehadiran Paste Protect melengkapi fitur keamanan sebelumnya, yakni Hijack Protection yang sudah dirilis Opera beberapa tahun lalu. Hijack Protection sendiri berfungsi untuk mencegah situs web mengubah isi papan klip atau clipboard pengguna tanpa izin, sehingga tautan yang disalin tidak bisa digantikan oleh peretas dengan URL berbahaya.
Meskipun teknologi perlindungan terus diperbarui, para ahli keamanan siber tetap menekankan pentingnya kewaspadaan mandiri. Pengguna disarankan untuk tidak menginstal ekstensi atau aplikasi dari pengembang yang tidak dikenal. Selain itu, hindari mengklik tautan mencurigakan yang diterima melalui surel atau pesan teks, serta jangan pernah menjalankan perintah dari internet ke dalam command prompt jika tidak memahami fungsi kode tersebut sepenuhnya.
Langkah preventif yang diterapkan Opera ini diharapkan mampu menekan angka keberhasilan serangan ClickFix yang belakangan ini semakin sering menyasar pengguna internet. Dengan kombinasi perlindungan browser dan kesadaran pengguna, risiko kehilangan kendali atas perangkat akibat serangan siber dapat diminimalisir secara signifikan.











