Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman langsung di dunia riset profesional. Program magang ini menjadi wadah strategis bagi talenta muda untuk mengasah kemampuan intelektual sekaligus merintis jenjang karier sebagai peneliti.
Pendaftaran program ini dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 17 Juli 2026 mendatang. Kesempatan ini terbuka lebar bagi mahasiswa aktif jenjang D4 maupun S1 dari seluruh program studi yang terakreditasi dan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau PDDikti.
Direktur Manajemen Talenta BRIN, Ajeng Arum Sari, menjelaskan bahwa kegiatan riset merupakan ruang aktualisasi diri yang penting. Melalui program ini, mahasiswa dapat memetakan arah karier profesionalnya hingga mencapai posisi tertinggi, seperti profesor riset.
BRIN menyediakan dua skema magang utama dalam program ini. Pertama adalah Magang Riset dan Non-Riset yang berdurasi enam bulan dengan konversi hingga 20 SKS. Skema ini dikhususkan bagi mahasiswa yang berada di semester enam hingga maksimal semester delapan.
Skema kedua adalah Magang Riset Tugas Akhir dengan durasi fleksibel antara satu hingga 12 bulan. Durasi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan waktu penyelesaian penelitian mahasiswa yang bersangkutan.
Untuk mendaftar, calon peserta dapat mengakses laman resmi elsa.brin.go.id. Nantinya, peserta harus melewati tahapan seleksi administrasi dan seleksi substansi. Pengumuman kelulusan peserta direncanakan pada 5 Agustus 2026.
Mereka yang dinyatakan lolos akan memulai program magang pada 18 Agustus 2026 dan berakhir pada 11 Januari 2027. Sebagai syarat administratif, mahasiswa wajib melampirkan proposal magang, surat pengantar dari perguruan tinggi, serta bukti kepesertaan BPJS atau asuransi kesehatan.
Penting untuk dicatat bahwa BRIN tidak menyediakan uang saku maupun fasilitas akomodasi bagi peserta. Meski demikian, mahasiswa akan mendapatkan akses penuh ke fasilitas riset, pendampingan intensif dari para peneliti, hingga sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi.
Saat ini, BRIN memiliki 12 organisasi riset dan 87 pusat riset yang tersebar di berbagai wilayah. Fasilitas pendukung pun sangat memadai, mulai dari laboratorium mutakhir hingga infrastruktur riset khusus. Seluruh biaya operasional penelitian juga akan ditanggung penuh oleh peneliti pembimbing.
Program ini diharapkan mampu mempercepat proses kelulusan mahasiswa melalui penyelesaian tugas akhir. Lebih jauh, BRIN telah menyiapkan jalur pengembangan karier lanjutan. Peserta dapat mengikuti berbagai kompetisi riset, beasiswa pascasarjana, hingga program post-doctoral yang berpeluang membawa mereka menjadi Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan BRIN.











