Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek DFSK di Indonesia secara resmi mengonfirmasi penghentian produksi model SUV andalan mereka, Glory i-Auto. Keputusan ini menandai berakhirnya masa edar mobil tersebut di pasar otomotif nasional setelah sempat menjadi salah satu produk unggulan perusahaan.
Cin Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, menjelaskan bahwa penghentian produksi Glory i-Auto sebenarnya sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Saat ini, aktivitas penjualan hanya difokuskan untuk menghabiskan sisa stok yang masih tersedia di dealer.
Pihak DFSK menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi global prinsipal yang kini mengutamakan kendaraan energi baru. Fokus perusahaan ke depan akan lebih diarahkan pada pengembangan lini produk elektrifikasi, mencakup kendaraan hybrid maupun mobil listrik berbasis baterai.
Keputusan menyetop produksi Glory i-Auto menambah daftar panjang model konvensional DFSK yang telah disuntik mati di Indonesia. Sebelumnya, perusahaan telah lebih dulu menghentikan pemasaran Glory 580 dan Glory 560. Kini, praktis hanya tersisa model pikap Super Cab sebagai satu-satunya kendaraan bermesin konvensional yang masih diandalkan DFSK untuk pasar domestik.
Meski produksinya sudah lama berhenti, laman resmi DFSK Indonesia terpantau masih memajang Glory i-Auto dengan banderol harga mulai dari Rp365,2 juta. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi terakhir unit ke jaringan dealer tercatat terjadi pada Maret 2026 dengan volume sebanyak 30 unit.
Glory i-Auto sendiri pertama kali meluncur di Indonesia pada tahun 2020 dengan membawa sejumlah terobosan teknologi. Salah satu fitur yang paling menonjol saat itu adalah i-Talk, yang memungkinkan pengemudi atau penumpang memberikan perintah suara untuk mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan.
Performa mobil ini didukung oleh mesin 1.500 cc turbo yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 147 hp pada 5.600 rpm. Selain itu, mesin tersebut menghasilkan torsi puncak mencapai 220 Nm di rentang 1.800 hingga 4.000 rpm yang disalurkan ke roda melalui transmisi CVT.
Selain fitur perintah suara, Glory i-Auto juga dibekali dengan berbagai kelengkapan modern untuk memanjakan penggunanya. Beberapa fitur pendukung yang disematkan meliputi sistem kamera parkir 360 derajat, sensor parkir depan dan belakang, sensor wiper otomatis, cruise control, hingga sensor pembuka bagasi otomatis.
Perubahan strategi ini menjadi sinyal kuat bahwa DFSK tengah berupaya melakukan transisi besar-besaran di pasar Indonesia. Dengan beralih ke kendaraan energi baru, perusahaan berusaha menyesuaikan diri dengan tren otomotif global yang semakin ramah lingkungan.











