Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kini semakin mudah dan fleksibel bagi masyarakat. Samsat Kabupaten Bekasi menghadirkan terobosan baru melalui program cicilan yang bisa diakses langsung di Koperasi Desa maupun Koperasi Industri. Langkah ini diambil untuk meringankan beban keuangan wajib pajak sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan publik.
Kepala Samsat Kabupaten Bekasi, Fajar Nugraha, menjelaskan bahwa program ini bertujuan agar masyarakat tidak perlu lagi mengantre panjang di kantor Samsat. Melalui inovasi Samsat Koperasi Industri (Samkopi) dan Samsat Koperasi Desa Merah Putih (Samkopdes), pembayaran pajak kini bisa dilakukan di koperasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi.
Fajar menyebutkan bahwa program Samkopi sangat relevan dengan karakteristik Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai kawasan industri terbesar. Saat ini, sudah banyak koperasi perusahaan besar yang bergabung dalam program tersebut untuk melayani para pekerja.
Sementara itu, untuk program Samkopdes, akses pembayaran telah tersedia di berbagai desa strategis. Beberapa di antaranya meliputi Desa Sukasari di Kecamatan Serangbaru, Desa Sukaresmi dan Desa Serang di Kecamatan Cikarang Selatan, serta Desa Pasir Gombong di Kecamatan Cikarang Utara.
Layanan ini juga hadir di Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Desa Jayamukti di Kecamatan Cikarang Pusat, serta Desa Ragemanunggal dan Desa Kertarahayu di Kecamatan Setu. Kehadiran loket di koperasi desa diharapkan menjadi solusi efektif atas kendala jarak yang selama ini dihadapi warga.
Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Bekasi, Eko Prasetyo, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, sistem cicilan di koperasi desa menjawab persoalan kemampuan finansial masyarakat sekaligus menjaga produktivitas pekerja.
Eko menambahkan bahwa melalui program ini, buruh tidak perlu kehilangan jam kerja karena harus mengantre di kantor Samsat. Pihak pengusaha juga merasa terbantu karena produktivitas pabrik tetap terjaga, sementara pemerintah daerah mendapatkan manfaat dari peningkatan penerimaan pajak.
Jasa Raharja sendiri berkomitmen menjalankan misi perlindungan bagi pengguna jalan. Di sisi lain, kepolisian tetap memastikan proses registrasi dan identifikasi kendaraan berjalan dengan baik. Eko menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah memastikan masyarakat merasa terlayani dengan mudah dan tidak dipersulit.
Inovasi ini menambah deretan opsi pembayaran PKB yang sebelumnya sudah ada di Jawa Barat. Sebelumnya, masyarakat sudah bisa memanfaatkan layanan T-Samsat yang bekerja sama dengan Bank BJB, Tabungan Pajak Kendaraan Bermotor (TPKB) di Banten bersama Bank Banten, hingga pembayaran melalui kartu kredit di Bank Mandiri. Dengan banyaknya pilihan ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu akan terus meningkat.











