Piala Dunia 2026: Ujian Berat Inggris Hadapi Kejutan RD Kongo di Babak 32 Besar

Emanuel

Tim nasional Inggris akan melakoni laga krusial dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar. Pertandingan yang sangat dinantikan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 23.00 WIB. Bagi The Three Lions, laga ini menjadi pembuktian status mereka sebagai salah satu unggulan utama turnamen, sementara bagi RD Kongo, ini adalah panggung untuk kembali mencetak sejarah setelah absen panjang dari kancah sepak bola dunia.

Inggris melangkah ke fase gugur ini dengan membawa catatan positif sebagai juara Grup L. Skuad asuhan Thomas Tuchel tersebut berhasil mengumpulkan poin krusial berkat kemenangan atas Kroasia dan Panama, serta menahan imbang Ghana tanpa gol. Performa lini depan Inggris menjadi sorotan utama, di mana Harry Kane tampil tajam dengan koleksi tiga gol, didukung oleh Jude Bellingham yang telah menyumbangkan dua gol dan satu assist. Meski di atas kertas Inggris lebih diunggulkan dengan peringkat keempat dunia, mereka wajib waspada terhadap potensi ancaman dari tim berjuluk Les Leopards tersebut.

Di sisi lain, RD Kongo hadir di Piala Dunia 2026 dengan membawa semangat pantang menyerah setelah menanti selama 52 tahun untuk kembali berlaga di panggung sepak bola paling bergengsi ini. Kepercayaan diri tim asuhan pelatih mereka sedang berada di titik tertinggi menyusul kejutan besar yang mereka ciptakan saat menahan imbang Portugal pada laga pembuka fase grup. Keberhasilan menahan salah satu tim favorit juara membuktikan bahwa RD Kongo bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata meski saat ini menduduki peringkat ke-60 FIFA.

Kekuatan RD Kongo terletak pada kolektivitas pemain yang mayoritas kini berkompetisi di liga-liga top Eropa. Nama-nama seperti Aaron Wan-Bissaka, Noah Sadiki, dan Yoane Wissa diprediksi akan menjadi motor penggerak permainan mereka. Yoane Wissa, yang tampil gemilang dengan mencetak dua gol saat meraih kemenangan 3-1 atas Uzbekistan, diharapkan mampu memberikan tekanan berarti bagi barisan pertahanan Inggris. Pengalaman para pemain RD Kongo di Liga Primer Inggris juga menjadi nilai tambah, karena mereka sudah sangat memahami gaya permainan para pemain The Three Lions.

Thomas Tuchel sendiri diprediksi akan menurunkan komposisi terbaiknya untuk memastikan tiket ke babak 16 besar. Prediksi susunan pemain Inggris menempatkan Jordan Pickford di bawah mistar gawang, dengan dikawal oleh kuartet bek tangguh seperti Ezri Konsa, John Stones, Marc Guehi, dan O’Reilly. Di lini tengah, trio Declan Rice, Anderson, dan Jude Bellingham akan menjadi penyeimbang permainan sekaligus penyalur bola bagi lini serang yang diisi oleh Bukayo Saka, Harry Kane, dan Marcus Rashford.

Sementara itu, RD Kongo kemungkinan besar akan tetap mengandalkan taktik serangan balik cepat yang selama ini terbukti ampuh. Di bawah mistar gawang, Lionel Mpasi akan memimpin barisan pertahanan yang diisi oleh Aaron Wan-Bissaka, Chancel Mbemba, Axel Tuanzebe, dan Arthur Masuaku. Di lini tengah, koordinasi antara Nathanaël Mbuku, Samuel Moutoussamy, Noah Sadiki, dan Grady Diangana akan krusial untuk memutus aliran bola Inggris. Duet Cedric Bakambu dan Yoane Wissa di lini depan akan menjadi ujung tombak utama untuk membongkar pertahanan Inggris yang rapat.

Pertandingan ini tidak hanya sekadar perebutan tiket ke babak berikutnya, tetapi juga sarat dengan gengsi. Pemenang dari duel di Stadion Atlanta ini sudah ditunggu oleh lawan yang tak kalah tangguh di babak 16 besar. Sesuai dengan bagan turnamen, pemenang antara RD Kongo dan Inggris akan berhadapan dengan pemenang antara tuan rumah Meksiko atau Ekuador. Laga babak 16 besar tersebut rencananya akan diselenggarakan di Stadion Kota Meksiko pada 5 Juli mendatang.

Bagi para penggemar sepak bola di tanah air, laga sengit antara RD Kongo dan Inggris dapat disaksikan secara langsung melalui saluran televisi TVRI. Antusiasme penonton tentu akan memuncak mengingat pertarungan ini melibatkan perpaduan antara taktik kelas atas ala Tuchel dan semangat juang tinggi dari tim Afrika yang sedang naik daun. Stabilitas Inggris di lini tengah akan diuji oleh kedisiplinan taktis RD Kongo yang tampak sangat matang dalam turnamen kali ini.

Secara keseluruhan, babak 32 besar Piala Dunia 2026 ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi Inggris. Jika Harry Kane dan kolega mampu mempertahankan performa impresif mereka di fase grup, mereka berpeluang besar melaju ke babak selanjutnya. Namun, kejutan yang telah dibuat oleh RD Kongo di sepanjang turnamen ini menjadi sinyal bahaya bagi tim besar mana pun. Duel di Stadion Atlanta dipastikan akan menyajikan drama dan intensitas tinggi, mengingat kedua tim memiliki motivasi besar untuk terus melangkah lebih jauh dalam turnamen empat tahunan ini.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All