Friday, 9 October 2026
BREAKING
BADMINTON

Indonesia Melaju ke Semifinal BWF World Junior Team Championships 2026

Oleh Wibowo October 9, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Tim bulu tangkis junior Indonesia berhasil menembus babak semifinal BWF World Junior Team Championships 2026 yang diselenggarakan di Kairo. Kepastian ini diraih setelah skuad Merah Putih mengalahkan Uni Emirat Arab (UAE) dengan skor telak 5-0 pada perempat final yang berlangsung 07 Oktober 2026.

Kemenangan meyakinkan atas UAE ini diraih melalui duel yang cukup menegangkan di beberapa nomor. Di nomor ganda putri, pasangan Atresia Naufa Candani/Yasintha Ristyna Putri sukses mengalahkan Vaidehi Kalidasan/Mysha Omer Khan dengan skor 11-4 di set pertama dan 11-3 di set kedua. Sementara itu, di tunggal putra, Radithya Bayu Wardhana berhasil memenangi pertandingan sengit melawan Riyan Malhan di set pertama dengan skor 22-20. Di set kedua, Fardhan Rainanda Joe menggantikan Radithya dan membuktikan kualitasnya dengan kemenangan 22-8.

Pasangan ganda putra Indonesia, Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan, juga menunjukkan performa impresif. Setelah memenangi set pertama melawan Adam Jeslin/Riyan Malhan dengan skor 55-54, mereka kembali meraih kemenangan di set kedua dengan skor 55-31. Di nomor tunggal putri, Jolin Angelia berhasil mengamankan poin untuk Indonesia dengan kemenangan 33-27 di set pertama dan 33-32 di set kedua melawan Vaidehi Kalidasan. Sedangkan di ganda campuran, Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti memenangkan kedua set melawan Adithya Kiran/Sakshi Kurbkhelgi dengan skor 44-37 dan 44-23.

Fardhan Rainanda Joe mengungkapkan strateginya di set kedua berkat pengamatannya terhadap permainan Radithya di set pertama. “Mungkin dari sebelumnya, di set pertama waktu Radithya main, saya juga sempat melihat bagaimana cara lawan bermain, cara mencari serangannya, cara defense-nya, juga dari strateginya. Mungkin itu jadi modal buat saya bermain di set kedua tadi,” ujarnya.

Anju Siahaan mengakui adanya ketegangan dan kebingungan di set pertama akibat pola permainan lawan yang tidak biasa. “Kalau dari set pertama, kami tegang dan bingung sama pola mainnya mereka. Kami juga nggak terbiasa sama pola pemain single, karena mereka ada yang bermain rangkap dari tunggal putra,” jelasnya.

Raihan Daffa Edsel Pramono menambahkan bahwa di set pertama, timnya terbawa oleh pola permainan lawan. “Kalau di set pertama, kesulitannya lebih ke pola main lawan sih. Jadi kami kayak kebawa sama pola main mereka. Harusnya kami yang bawa lawan masuk ke pola main kami, tapi malah kami yang kebawa pola main lawan,” tuturnya.

Pelatih Ganda Putri, Ade Lukas, menilai bahwa secara teknik, tim Indonesia sudah unggul namun mental perlu terus diasah. “Kalau untuk pertandingan pada hari ini memang kita lihat kan dari segi lawan itu tidak sebanding lah, boleh dikata. Jadi memang hari ini secara poin kita memang unggul. Tetapi secara penampilan memang masih perlu diasah, karena memang ini kan gim poin 11 ya. Pasti pressure-nya tinggi, apalagi dengan banyak penonton Indonesia. Jadi menurut saya, kalau dari segi teknik, kita di atas. Cuma dari segi mental memang harus benar-benar lebih diasah lagi,” katanya.

Ade Lukas juga menjelaskan pergantian pemain di sektor ganda putri karena Aurelia Syakira Putri tidak dalam kondisi fit. Ia optimis meski materi Malaysia di sektor ganda putri lebih unggul, timnya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan semifinal.

Bagikan: Facebook X WhatsApp