Sunday, 13 September 2026
BREAKING
MOTOGP

Morbidelli Usulkan Sistem Peringatan ala F1 untuk Atasi Motor Lambat di MotoGP

Oleh Wibowo September 13, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pembalap MotoGP, Franco Morbidelli, menyuarakan keinginannya agar ajang balap motor bergengsi ini mengadopsi sistem peringatan seperti yang digunakan di Formula 1 untuk menangani pembalap yang melaju terlalu lambat di lintasan. Usulan ini muncul menyusul penalti yang diterimanya pada MotoGP San Marino karena dianggap mengganggu laju pembalap lain.

Morbidelli merasa sistem yang ada saat ini belum cukup efektif dalam memberikan sinyal kepada pembalap yang berada di posisi kurang menguntungkan. Ia berpendapat bahwa adanya lampu peringatan khusus, serupa dengan yang diterapkan di F1, akan sangat membantu dalam meningkatkan keselamatan dan kelancaran balapan. “Saya pikir kami perlu sesuatu seperti di Formula 1, di mana ada lampu yang memberitahu pembalap bahwa ada seseorang yang melaju sangat lambat di depannya,” ujar Morbidelli.

Pernyataan Morbidelli ini dilontarkan setelah ia mendapatkan penalti grid untuk balapan utama MotoGP San Marino. Ia dihukum karena dianggap membahayakan pembalap lain saat sesi latihan bebas. Morbidelli menjelaskan bahwa posisinya saat itu memang sedang dalam kondisi yang kurang ideal, namun ia merasa kurang mendapat peringatan yang memadai sebelum insiden tersebut terjadi.

Menurutnya, sistem peringatan visual yang jelas akan memberikan kesempatan lebih besar bagi pembalap yang melaju lambat untuk minggir dan memberikan jalan kepada pembalap yang lebih cepat. Hal ini tidak hanya akan mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga memastikan bahwa ritme balapan tidak terganggu secara signifikan. “Ini akan menjadi bantuan yang sangat besar bagi kami, terutama ketika kami melakukan putaran keluar dari pit lane atau ketika ban kami sudah dingin,” tambahnya.

Morbidelli menekankan bahwa usulan ini bukan semata-mata untuk mencari alasan atas penaltinya, melainkan sebuah masukan konstruktif demi kemajuan olahraga yang dicintainya. Ia berharap para penyelenggara dan tim MotoGP dapat mempertimbangkan ide ini demi terciptanya balapan yang lebih aman dan kompetitif bagi semua pihak.

Bagikan: Facebook X WhatsApp