Penumpang maskapai Delta Air Lines mengalami detik-detik menegangkan saat pesawat yang mereka tumpangi dilaporkan anjlok sejauh 8.200 meter. Insiden ini menimbulkan kepanikan di udara, namun untungnya tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka serius di antara para penumpang dan kru.
Pesawat Delta Air Lines dengan nomor penerbangan DL1106, yang terbang dari Boston menuju Salt Lake City, dilaporkan mengalami penurunan ketinggian yang drastis pada hari Selasa, 21 Mei 2024. Meskipun detail penyebab pasti anjloknya pesawat belum sepenuhnya terungkap, insiden ini memicu kekhawatiran di kalangan penumpang.
Menurut laporan dari The Aviation Herald, pesawat tersebut sempat terbang pada ketinggian 39.000 kaki atau sekitar 11.887 meter sebelum mengalami penurunan mendadak. Penurunan ketinggian yang signifikan ini sempat membuat penumpang panik, mengingat betapa drastisnya perubahan tersebut.
Salah seorang penumpang, yang enggan disebutkan namanya, menggambarkan suasana di dalam kabin saat itu. “Rasanya seperti jatuh bebas. Semua orang berteriak dan panik karena tidak tahu apa yang terjadi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa momen tersebut terasa sangat mencekam dan berlangsung cukup lama sebelum pesawat kembali stabil.
Pihak Delta Air Lines sendiri telah memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. “Kami memahami bahwa insiden ini mungkin menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan kami. Keselamatan pelanggan dan kru adalah prioritas utama kami,” kata juru bicara Delta Air Lines. Ia juga memastikan bahwa pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Salt Lake City (SLC) pada pukul 13:00 waktu setempat.
Setelah insiden tersebut, tim teknisi Delta Air Lines langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat. Hasil pemeriksaan awal belum merinci penyebab pasti dari penurunan ketinggian yang tidak terduga itu. Investigasi lebih lanjut tengah dilakukan oleh pihak berwenang terkait untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Maskapai Delta Air Lines berkomitmen untuk memberikan informasi terbaru kepada publik seiring dengan perkembangan hasil investigasi. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya standar keselamatan penerbangan yang ketat dan kesigapan kru dalam menghadapi situasi darurat.
