Saturday, 12 September 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Taktik Tak Lazim Mikel Arteta: Latihan Mental Pemain Arsenal Lewat Penundaan Makan Hingga Ruang Ganti Memanas

Oleh Herfansyah September 12, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, rupanya memiliki metode unik untuk mempersiapkan para pemainnya menghadapi berbagai situasi tak terduga, termasuk yang paling krusial seperti penundaan makan sebelum pertandingan. Ia juga menerapkan strategi lain yang tak biasa, seperti meningkatkan suhu di ruang ganti, demi menempa ketahanan mental skuadnya.

Pendekatan ini terungkap ketika Arsenal mengalami penundaan penerbangan selama lebih dari lima jam menuju Italia untuk pertandingan pembuka Liga Champions melawan Napoli pada Selasa lalu. Akibatnya, skuad baru tiba di Naples menjelang pukul 22:00 waktu setempat, memaksa Arteta membatalkan konferensi pers pra-pertandingannya.

Arteta menjelaskan bahwa ia sengaja menciptakan tantangan bagi para pemainnya, termasuk menunda waktu makan mereka sebelum pertandingan. Tujuannya adalah agar para pemain terbiasa dan mampu beradaptasi ketika menghadapi hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencana. “Kami mencoba menciptakan situasi di mana mereka harus mengatasi sesuatu yang salah, dan itu penting untuk mengembangkan pola pikir yang kuat,” ujar Arteta, mengutip pernyataan yang sebelumnya diungkapkan.

Lebih lanjut, Arteta juga mempraktikkan pemanasan ruang ganti secara artifisial. Ia mengungkapkan bahwa dengan membuat suhu ruang ganti menjadi lebih panas dari biasanya, para pemain dilatih untuk tetap fokus dan nyaman meskipun berada dalam kondisi fisik yang kurang ideal. “Ini tentang membuat mereka merasa tidak nyaman, lalu mereka harus belajar mengatasinya. Ini adalah bagian dari proses untuk memastikan mereka siap menghadapi apa pun yang mungkin terjadi di lapangan, baik itu cuaca panas, atau situasi pertandingan yang menekan,” tambahnya.

Metode-metode ini, meskipun terdengar tidak konvensional, merupakan bagian dari strategi Arteta untuk membangun mentalitas juang dan ketahanan tim. Ia percaya bahwa dengan membiasakan diri menghadapi ketidaknyamanan dan hambatan dalam sesi latihan, para pemain akan lebih siap secara psikologis ketika menghadapi tekanan sebenarnya di pertandingan, seperti yang sempat dialami timnya saat penerbangan ke Napoli.

Bagikan: Facebook X WhatsApp