Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau yang akrab disebut program bedah rumah mencapai 2 juta unit pada tahun 2027. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, melalui Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja, memaparkan bahwa hingga saat ini, realisasi program tersebut telah mencapai 1,6 juta unit rumah.
Upaya peningkatan alokasi program bedah rumah ini merupakan komitmen pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hunian layak bagi masyarakat. Rencana ambisius ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama yang berada di bawah garis kemiskinan dan memiliki rumah tidak layak huni.
Menurut Endra S. Atmawidjaja, capaian 1,6 juta unit ini menunjukkan progres yang baik dalam pelaksanaan program BSPS. “Kami terus berupaya agar target 2 juta unit rumah pada 2027 dapat tercapai. Kami terus melakukan evaluasi dan inovasi agar program ini lebih efektif dan efisien,” ujar Endra S. Atmawidjaja.
Program BSPS sendiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah yang lebih layak dan sehat melalui bantuan stimulan. Bantuan ini diberikan dalam bentuk material atau upah pekerja, yang dikelola langsung oleh masyarakat penerima bantuan secara swadaya. Hal ini sejalan dengan prinsip pemberdayaan masyarakat agar dapat berpartisipasi aktif dalam perbaikan huniannya.
Realisasi 1,6 juta unit rumah yang telah dibedah ini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, menyasar masyarakat yang paling membutuhkan. Kementerian PUPR terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk memastikan program ini berjalan sesuai sasaran dan tepat guna.
Selain itu, Kementerian PUPR juga terus menggodok berbagai strategi untuk mempercepat pencapaian target 2 juta unit rumah pada 2027. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan koordinasi lintas sektor dan memastikan ketersediaan anggaran yang memadai. Kementerian PUPR juga terbuka terhadap masukan dan evaluasi dari berbagai pihak untuk perbaikan program di masa mendatang.
