Friday, 11 September 2026
BREAKING
DUNIA

KTT BRICS di Delhi: Bayang-bayang Trump dan Prospek Respons Bersatu Terhadap AS

Oleh Rini Widiyarti September 11, 2026 4 hours lalu 0 komentar

Presiden India Narendra Modi menjadi tuan rumah pertemuan puncak BRICS di New Delhi pada hari ini, mengumpulkan para pemimpin dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Namun, pertemuan ini dibayangi oleh ketidakpastian global dan potensi perpecahan internal di antara negara-negara anggota, yang diperkirakan akan menghambat kemampuan blok tersebut untuk menyajikan respons terpadu terhadap kebijakan Amerika Serikat, terutama di bawah bayang-bayang potensi kembalinya Donald Trump ke tampuk kekuasaan.

Pertemuan yang berlangsung di ibu kota India ini menjadi ajang krusial bagi para pemimpin untuk mendiskusikan isu-isu ekonomi global, keamanan, dan kerja sama multilateral. Kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menjadi sorotan utama, mengingat peran sentral kedua negara dalam dinamika geopolitik saat ini. Namun, perbedaan kepentingan dan prioritas di antara negara-negara BRICS menjadi tantangan tersendiri dalam mencapai konsensus.

Para analis menilai bahwa meskipun BRICS telah lama dipandang sebagai penyeimbang kekuatan global terhadap dominasi Barat, perpecahan internal semakin terlihat jelas. Ketegangan geopolitik yang meningkat, termasuk perang di Ukraina dan persaingan dagang AS-Tiongkok, telah menciptakan lanskap yang kompleks. Dalam konteks ini, upaya untuk merumuskan sikap bersama terhadap Washington, apalagi jika Donald Trump kembali memimpin AS, menjadi semakin sulit.

Faktor Donald Trump sendiri memberikan dimensi tambahan pada pertemuan ini. Potensi kebijakan luar negeri AS yang lebih proteksionis dan unilateral di bawah kepemimpinannya dapat memperdalam perpecahan di antara negara-negara BRICS. Beberapa negara mungkin melihat peluang dalam perubahan kebijakan AS, sementara yang lain mungkin merasa terancam, menciptakan dilema dalam merumuskan strategi kolektif.

Meskipun demikian, pertemuan di Delhi ini tetap menjadi platform penting bagi negara-negara BRICS untuk menegaskan pengaruh mereka di panggung dunia. Diskusi mengenai perluasan keanggotaan BRICS, reformasi institusi keuangan internasional, dan penguatan perdagangan intra-blok diperkirakan akan menjadi agenda utama. Bagaimana negara-negara anggota mampu mengatasi perbedaan internal dan menyajikan suara yang kohesif akan menjadi penentu signifikansi pertemuan ini dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp