Friday, 11 September 2026
BREAKING
POLITIK

Belasan Titik Api Baru Muncul Dekat Kawasan IKN, Karhutla Kaltim Belum Padam

Oleh Danu Ilham September 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi ancaman serius di sekitar wilayah deliniasi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Pantauan udara terbaru mengungkap adanya belasan titik api baru yang muncul, mengindikasikan bahwa upaya pemadaman belum sepenuhnya berhasil memadamkan api.

Situasi terkini menunjukkan bahwa api masih berkobar di beberapa area, menambah kekhawatiran akan dampaknya terhadap lingkungan dan progres pembangunan IKN. Belasan titik api yang terdeteksi ini tersebar di sekitar kawasan yang telah ditetapkan sebagai bagian dari IKN, menuntut respons cepat dan terkoordinasi dari pihak berwenang.

Menurut laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada hari Sabtu, 16 September 2023, tercatat ada 17 titik api yang terpantau di Kaltim. Dari jumlah tersebut, 10 titik api berada di wilayah yang berdekatan dengan kawasan IKN. “Kita kemarin itu ada 17 titik api yang terpantau. Nah, 10 titik api itu berada di sekitar IKN,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya.

Sebanyak 10 titik api yang terdeteksi di dekat IKN tersebut tersebar di empat kabupaten. Rinciannya, dua titik api ditemukan di Kabupaten Kutai Kartanegara, dua titik api di Kabupaten Paser, dan enam titik api di Kabupaten Penajam Paser Utara. Sementara itu, satu titik api lainnya terdeteksi di Kabupaten Kutai Barat.

Kondisi ini menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam mengendalikan Karhutla di wilayah strategis tersebut. BNPB terus berupaya melakukan pemadaman, baik melalui darat maupun udara. Operasi pemadaman gabungan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan masyarakat, terus digencarkan untuk memadamkan api dan mencegah perluasan area yang terbakar.

Selain upaya pemadaman, BNPB juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. “Harus kita pastikan api itu benar-benar padam sampai ke bawah. Kalau tidak, dia akan muncul lagi,” tegas Abdul Muhari, menekankan pentingnya pemadaman yang tuntas untuk mencegah api kembali menyala.

Bagikan: Facebook X WhatsApp