Friday, 11 September 2026
BREAKING
DUNIA

Menteri Thailand Kepergok Saksikan Konser Live Streaming di Tengah Rapat Parlemen

Oleh Heni Maulidya September 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Seorang menteri Thailand mendadak menjadi buah bibir setelah tertangkap basah menyaksikan siaran langsung konser musik saat berlangsungnya rapat parlemen. Insiden ini menjadi perhatian publik dan memicu perdebatan mengenai etika pejabat publik dalam menjalankan tugas kedinasan.

Menteri untuk Kantor Perdana Menteri Thailand, Suksomruay Wantaneeakul, menjadi sosok yang disorot dalam peristiwa ini. Ia dilaporkan terekam kamera sedang asyik menonton konser melalui layar gawainya di tengah forum penting parlemen. Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa, 26 Desember 2023, saat rapat dengar pendapat berlangsung.

Menurut laporan media lokal, momen Suksomruay Wantaneeakul menonton konser tersebut tertangkap kamera televisi yang meliput jalannya rapat. Dalam rekaman yang beredar, sang menteri terlihat fokus pada layar ponselnya, sementara pembicaraan di parlemen terus berlanjut. Hal ini sontak menimbulkan pertanyaan mengenai perhatian dan komitmennya terhadap agenda negara.

Insiden ini bukan pertama kalinya terjadi di kalangan pejabat publik di berbagai negara, namun tetap saja memicu reaksi negatif. Banyak pihak menilai tindakan tersebut tidak pantas dan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap institusi parlemen serta publik yang diwakilinya. Pengamat politik setempat, seperti dikutip dari Thai PBS, menyatakan kekecewaan atas kejadian tersebut.

Menanggapi sorotan publik, Suksomruay Wantaneeakul telah memberikan klarifikasinya. Ia mengakui kesalahannya dan menyatakan penyesalannya atas tindakan tersebut. “Saya sungguh menyesal atas tindakan saya yang tidak pantas ini. Saya mengakui kesalahan saya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” ujar Suksomruay Wantaneeakul dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu, 27 Desember 2023.

Ia menjelaskan bahwa pada saat itu, ia sedang mendengarkan musik untuk meredakan stres akibat beban kerja yang tinggi. Namun, ia menyadari bahwa tindakannya tetaplah keliru dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari alasan pribadinya. Kementerian terkait juga dilaporkan sedang mengevaluasi kejadian ini dan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan disiplin para pejabatnya di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp