Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan kesiapannya untuk menyerap dan mengimplementasikan berbagai rekomendasi yang diajukan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Langkah ini diambil demi memperkuat tata kelola serta efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat penerima manfaat.
Pernyataan ini disampaikan menyusul adanya penekanan dari pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengenai pentingnya penguatan aspek pemulihan dan tata kelola dalam program yang bersentuhan langsung dengan gizi masyarakat ini. Reformasi yang diusulkan diharapkan mampu menutup celah dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program di lapangan.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly, dalam kesempatan sebelumnya telah menggarisbawahi perlunya evaluasi mendalam terhadap mekanisme penyaluran dan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis. Beliau menekankan bahwa setiap rekomendasi yang diberikan bersifat konstruktif, bertujuan untuk memastikan program ini benar-benar mencapai sasaran dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan penerima manfaat.
Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia, Dhani G.S. Wibowo, turut menambahkan bahwa rekomendasi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari perbaikan sistem administrasi hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaksanaannya. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dalam program ini memberikan hasil yang maksimal bagi pemulihan gizi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Dhani G.S. Wibowo. Beliau juga mengapresiasi respons positif dari BGN yang dinilai proaktif dalam menindaklanjuti masukan tersebut.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan efektif. Penguatan tata kelola ini juga menjadi salah satu upaya strategis untuk mencegah potensi penyalahgunaan dan memastikan bahwa bantuan pangan bergizi ini sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, sesuai dengan tujuan awal pembentukannya.
