Thursday, 10 September 2026
BREAKING
DUNIA

Duo Tate Tetap Ditahan di AS, Perjuangkan Ekstradisi ke Inggris

Oleh Rini Widiyarti September 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Dua bersaudara, Andrew dan Tristan Tate, dipastikan akan tetap berada di balik jeruji besi di Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah hakim federal menolak permohonan jaminan mereka, dengan alasan status kewarganegaraan ganda dan pola perjalanan internasional yang sering menjadi “risiko pelarian yang sangat kentara”.

Hakim federal AS memutuskan bahwa kekayaan yang dimiliki oleh kedua warga negara ganda Amerika Serikat-Inggris ini, ditambah dengan frekuensi perjalanan internasional mereka yang tinggi, menjadi faktor utama yang membuat mereka dianggap sebagai risiko pelarian yang klasik. Penolakan jaminan ini menjadi pukulan bagi Tate bersaudara yang tengah berupaya menentang proses ekstradisi mereka ke Inggris.

Sebelumnya, Andrew Tate dan Tristan Tate telah ditahan di AS sejak 14 Januari 2023. Penahanan ini berkaitan dengan tuduhan kekerasan seksual dan perdagangan manusia yang dilayangkan terhadap mereka di Inggris. Pihak berwenang Inggris telah mengajukan permintaan ekstradisi untuk membawa keduanya kembali ke tanah air mereka guna menghadapi proses hukum.

Pengacara Tate bersaudara telah berupaya keras untuk mendapatkan jaminan bagi klien mereka, dengan argumen bahwa mereka memiliki akar yang kuat di AS dan tidak akan melarikan diri. Namun, argumen tersebut tidak cukup meyakinkan hakim. Hakim menekankan bahwa kekayaan dan pola perjalanan internasional yang dimiliki oleh Andrew dan Tristan Tate secara inheren meningkatkan potensi mereka untuk melarikan diri dari yurisdiksi hukum.

Kasus ini menjadi perhatian publik luas, mengingat popularitas Andrew Tate sebagai influencer media sosial. Keduanya telah menjadi sorotan sejak ditangkap di Rumania pada Desember 2022 atas tuduhan serupa, sebelum akhirnya dipindahkan ke AS untuk menghadapi proses hukum terkait ekstradisi. Keputusan hakim ini menegaskan bahwa mereka akan tetap berada dalam tahanan federal seraya menunggu perkembangan lebih lanjut terkait upaya ekstradisi ke Inggris.

Bagikan: Facebook X WhatsApp