Thursday, 10 September 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Target Emas Tunggal di Asian Games 2026, PBSI Fokus Pembenahan Tim Bulu Tangkis Indonesia

Oleh Emanuel September 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Tim bulu tangkis Indonesia mematok ambisi realistis untuk meraih satu medali emas pada perhelatan Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Target ini dicanangkan oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) sebagai upaya untuk kembali mengukuhkan dominasi Merah Putih di kancah olahraga multicabang terbesar di Asia.

Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah bagaimana mempersiapkan tim secara matang agar mampu bersaing di level tertinggi. “Kita realistis saja, target kita satu emas. Tapi ini bukan berarti kita tidak berambisi lebih, ini hanya target awal,” ujar Alex Tirta dalam sebuah kesempatan. Ia menambahkan bahwa persiapan ini akan melibatkan evaluasi mendalam terhadap kekuatan dan kelemahan tim saat ini, serta identifikasi atlet-atlet potensial yang dapat diandalkan.

Program pemusatan latihan nasional (pelatnas) akan menjadi ujung tombak dalam upaya pencapaian target tersebut. Alex Tirta menekankan pentingnya regenerasi pemain dan peningkatan kualitas latihan agar atlet Indonesia mampu menghadapi persaingan ketat dari negara-negara kuat bulu tangkis lainnya seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. “Kita akan fokus pada pembinaan dan pengembangan atlet muda, serta memastikan para atlet yang ada saat ini terus terasah kemampuannya,” jelasnya.

Strategi yang akan diterapkan tidak hanya terbatas pada peningkatan kualitas teknis dan fisik atlet. PP PBSI juga berencana untuk meningkatkan jam terbang kompetisi internasional bagi para pemain. Partisipasi dalam berbagai turnamen bergengsi di luar negeri diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga dan membiasakan atlet dengan atmosfer pertandingan yang penuh tekanan.

Lebih lanjut, Alex Tirta mengungkapkan bahwa evaluasi menyeluruh juga akan dilakukan terhadap jajaran pelatih. Peran pelatih yang efektif dan adaptif dianggap krusial dalam membentuk mental juara para atlet. “Kita akan pastikan tim pelatih memiliki program yang jelas dan mampu menerjemahkannya dalam peningkatan performa atlet,” tutup Alex Tirta.

Bagikan: Facebook X WhatsApp