Manajer Celtic, Martin O’Neill, mengaku “tidak yakin harus berbuat apa” mengenai skuadnya setelah tim yang banyak mengalami perubahan meraih kemenangan tipis 1-0 atas St Johnstone dalam laga tandang. Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Giorgos Giakoumakis pada menit ke-44.
Kemenangan ini diraih Celtic di McDiarmid Park, markas St Johnstone, pada Kamis (20/10/2022). Namun, O’Neill tampaknya lebih prihatin dengan performa timnya daripada sorak sorai kemenangan, terutama mengingat banyaknya rotasi pemain yang ia lakukan.
O’Neill secara khusus menyoroti beberapa aspek yang membuatnya ragu. “Saya tidak yakin apa yang harus saya buat dari kami, sejujurnya,” kata O’Neill kepada Sky Sports, seperti dikutip dari situs resmi Celtic. Pernyataannya ini mengindikasikan adanya kekhawatiran terhadap konsistensi atau performa individu dalam timnya, meskipun hasil akhir memihak.
Lebih lanjut, O’Neill mengomentari tentang pergerakan bola dan tempo permainan timnya. “Saya pikir kami sedikit lambat dalam pergerakan bola di babak pertama dan kami tidak terlalu banyak mengalirkan bola,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, “Tempo kami sedikit terlalu lambat.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun mampu mencetak gol dan meraih kemenangan, O’Neill melihat adanya ruang signifikan untuk perbaikan dalam hal fluiditas serangan dan kecepatan bermain.
Pergantian pemain yang dilakukan O’Neill dalam pertandingan ini mencakup penempatan pemain di posisi yang tidak biasa. Misalnya, Daizen Maeda yang biasanya bermain di lini depan, kali ini ditempatkan di posisi bek kiri. “Daizen Maeda, saya pikir dia luar biasa di bek kiri,” puji O’Neill, menunjukkan bahwa beberapa eksperimen taktiknya mungkin membuahkan hasil positif dalam hal adaptasi pemain.
Namun, pujian ini tampaknya tidak sepenuhnya menutupi kekhawatiran O’Neill. Ia terus menekankan bahwa timnya masih perlu banyak belajar dan berkembang. “Ada begitu banyak hal yang perlu kami perbaiki,” tegasnya. Kemenangan ini, meskipun penting untuk mengamankan tiga poin, tampaknya lebih menjadi bahan evaluasi mendalam bagi O’Neill untuk menemukan formula terbaik bagi Celtic di sisa musim.
