Dalam sebuah pengumuman yang dinanti-nantikan, Apple akhirnya memperkenalkan ponsel lipat pertamanya. Berbeda dari prediksi sebelumnya yang menyebut nama “iPhone Ultra”, perangkat inovatif ini resmi diberi nama iPhone Duo. Peluncuran ini menandai babak baru bagi Apple dalam persaingan perangkat lipat, menawarkan pengalaman penggunaan yang unik dari mode smartphone ke tablet.
iPhone Duo hadir dengan desain revolusioner yang belum pernah terlihat pada iPhone sebelumnya. Perangkat ini memiliki dua layar fungsional yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Saat ditutup, pengguna akan disambut oleh layar 5,4 inci yang tetap menawarkan fungsionalitas penuh untuk berbagai aktivitas seperti berkirim pesan, menjelajahi Safari, bermain game, dan bahkan melakukan panggilan FaceTime serta mengambil foto berkat keberadaan kamera depan dan dua kamera belakang. Pengguna bahkan bisa melakukan hampir semua hal tanpa perlu membuka perangkat.
Namun, keajaiban iPhone Duo benar-benar terasa saat dibuka. Pengguna akan dihadapi dengan layar utama berukuran 7,6 inci yang memberikan pengalaman layaknya tablet mini. Keunggulan layar yang lebih luas ini memungkinkan tampilan aplikasi dalam jendela yang lebih besar, bahkan mendukung penggunaan dua aplikasi secara berdampingan, sebuah fitur pertama untuk lini iPhone. Tampilan layar utama ini juga mengadopsi antarmuka yang lebih mirip iPad dengan widget tambahan dan Dock bergaya macOS. Menariknya, layar luar juga dilengkapi dengan Dock dan beberapa kontrol yang diposisikan di sisi kanan untuk memudahkan akses ibu jari.
Perubahan signifikan lainnya adalah kembalinya Touch ID yang terintegrasi pada tombol Samping, menggantikan Face ID yang telah menjadi ciri khas iPhone selama bertahun-tahun. Pengguna juga dapat membuka kunci perangkat menggunakan Apple Watch. iPhone Duo juga menjadi iPhone pertama yang mendukung Apple Pencil, serta dibekali dua baterai yang mampu memberikan daya tahan hingga 31 jam pemutaran video pada layar dalam dan 44 jam pada layar luar. Pengisian daya cepat memungkinkan pencapaian 50% baterai dalam 20 menit, atau lima jam penggunaan setelah lima menit pengisian. Perangkat ini juga menawarkan fleksibilitas dalam berbagai orientasi, termasuk mode tenda, mode laptop, atau dilipat sebagian untuk memisahkan keyboard, serta mendukung mode StandBy.
Dapur pacu iPhone Duo ditenagai oleh chip A20 Pro terbaru dari Apple, yang dilengkapi dengan mesin layar baru untuk mengoptimalkan kinerja kedua layar. Apple mengklaim chip ini menawarkan peningkatan performa hingga 35% dibandingkan iPhone 17 Pro. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi modem C2 proprietary Apple yang menjanjikan kecepatan unggah dan koneksi ulang jaringan yang lebih baik.
Dari segi kamera, iPhone Duo dibekali empat kamera: dua di bagian belakang dan dua di bagian depan. Kamera belakang terdiri dari lensa fusi 48MP dan lensa telephoto 2x, namun tidak menyertakan lensa ultrawide. Kamera depan ganda memastikan pengguna dapat melakukan panggilan FaceTime dan mengambil swafoto dalam orientasi apa pun. Kamera dalam layar tertanam sehingga tidak terlihat, memberikan pengalaman visual yang mulus. Fitur kamera yang unik termasuk kemampuan subjek untuk melihat diri mereka di layar luar, kemampuan perangkat berdiri sendiri seperti tripod, dan proyeksi panggilan FaceTime di kedua layar.
Apple memilih dua pilihan warna untuk iPhone Duo: Star White dan Night Sky (biru tua), sebuah pilihan yang lebih terbatas dibandingkan iPhone 18 Pro. Perangkat lipat pertama Apple ini hadir dengan banderol harga mulai dari $1.999 untuk model 256GB, menjadikannya iPhone termahal yang pernah dirilis Apple. Meskipun demikian, harga ini masih di bawah perkiraan awal yang mencapai lebih dari $2.000. Kapasitas penyimpanan dapat ditingkatkan hingga 2TB.
Meskipun iPhone Duo diumumkan hari ini, ketersediaannya baru akan dimulai dengan pemesanan pada 16 Oktober dan penjualan resmi pada 23 Oktober. Mengingat antusiasme yang diprediksi tinggi, disarankan bagi yang berminat untuk segera melakukan pemesanan.
