Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
DUNIA

Belum Tuntas, Trauma 9/11 Terus Membayangi Keluarga Korban Menjelang 25 Tahun Tragedi

Oleh Rini Widiyarti September 9, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Dua puluh lima tahun setelah peristiwa 11 September 2001, luka mendalam bagi keluarga korban tragedi serangan teroris di Amerika Serikat masih terasa. Penantian untuk melihat pihak yang dituding sebagai otak di balik serangan tersebut diadili secara hukum masih terus berlanjut, menambah beban emosional yang tak kunjung usai.

Bagi para kerabat yang ditinggalkan, kenangan kelam itu seolah tak pernah berlalu. Jeritan dan kepanikan yang terjadi pada hari nahas itu terus terngiang, menjadi pengingat konstan akan kehilangan yang mereka alami. Keadilan yang dinanti, terutama dalam bentuk persidangan terhadap individu yang diduga merencanakan serangan tersebut, menjadi harapan sekaligus sumber ketidakpastian yang memperpanjang penderitaan.

Proses hukum yang panjang dan berliku menjadi salah satu faktor utama mengapa rasa duka ini belum juga mereda. Hingga kini, belum ada kepastian kapan persidangan bagi tersangka utama akan benar-benar digelar. Kondisi ini membuat keluarga korban merasa tertahan dalam siklus kesedihan dan keadilan yang tertunda.

Meskipun waktu terus berjalan, bahkan hampir seperempat abad, dampak psikologis dari serangan 9/11 tetap membekas kuat. Trauma ini tidak hanya dirasakan oleh mereka yang kehilangan orang terkasih, tetapi juga oleh banyak pihak yang menyaksikan langsung atau terpapar berita mengenai peristiwa mengerikan tersebut. Perasaan aman yang sebelumnya ada, kini tergantikan oleh kewaspadaan dan kecemasan yang mendalam.

Peringatan yang akan datang, menandai 25 tahun tragedi, diharapkan dapat menjadi momentum untuk refleksi dan penguatan bagi para penyintas dan keluarga korban. Namun, tanpa adanya penyelesaian tuntas dalam aspek hukum, perayaan peringatan tersebut kemungkinan akan tetap diwarnai oleh rasa sakit dan pertanyaan yang belum terjawab.

Bagikan: Facebook X WhatsApp