Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Kontroversi ‘Hari Perempuan’ Muncul Kembali, Soroti Perlakuan Pemain Sepak Bola Wanita Korsel

Oleh Herfansyah September 9, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah dugaan komentar dari wasit mengenai menstruasi saat pertandingan Liga WK (WK League) di Korea Selatan telah memicu kembali perdebatan mengenai perlakuan terhadap pemain sepak bola wanita. Insiden yang melibatkan pemain legendaris Ji So-yun ini berkembang menjadi diskusi luas tentang isu-isu struktural dalam sepak bola wanita Korea dan akuntabilitas badan pengaturannya.

Peristiwa ini terjadi pada menit ke-31 pertandingan antara Suwon FC Women melawan Seoul City Hall pada 28 Agustus. Ji So-yun, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Korea Selatan, memprotes pelanggaran berulang yang ia rasakan dari tim lawan. Wasit wanita, Bae Sun-young, diduga melontarkan komentar melalui sistem radio ofisial yang diartikan merujuk pada menstruasi, setelah menyebut Ji sebagai pemain yang “sensitif sejak awal“.

Ji So-yun menyatakan bahwa ia mendengar komentar tersebut. Rekaman pertandingan menunjukkan Ji terlihat kesal saat berbicara dengan wasit. Ia kemudian dihadiahi kartu kuning setelah mendatangi ofisial tersebut. Dalam kekesalannya, Ji melemparkan botol air saat mendekati bangku cadangan Suwon. Bae Sun-young kemudian menghampiri Ji, tampak hendak mengeluarkan kartu merah namun akhirnya memutuskan memberikan kartu kuning.

Kontroversi ini tidak hanya menyoroti perlakuan terhadap pemain di lapangan, tetapi juga memicu respons dari Asosiasi Sepak Bola Korea (Korea Football Association). Perdebatan ini menyentuh akar permasalahan mengenai bagaimana pemain wanita diperlakukan dalam olahraga tersebut, serta meninjau kembali pengaturan dan tata kelola sepak bola wanita di Korea Selatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp