Sebanyak 105 warga terpaksa mengungsi akibat kebakaran yang masih melanda Blok B Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Mereka kini berlindung di GOR UTP Desa Plesungan, sebuah langkah darurat untuk menjauhi dampak asap dan panas dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengonfirmasi situasi tersebut. Laporan yang diterimanya mencatat bahwa warga yang mengungsi ini berasal dari area terdampak langsung oleh peristiwa kebakaran yang belum kunjung padam.
Peristiwa kebakaran di TPA Putri Cempo ini dilaporkan pertama kali pada tanggal 12 September 2023. Sejak saat itu, api terus menjalar dan membakar material sampah yang ada di Blok B. Upaya pemadaman telah dilakukan oleh berbagai pihak, namun kondisi medan dan jenis material yang terbakar menyulitkan proses penanganan.
Asap tebal yang mengepul dari area TPA menjadi ancaman kesehatan utama bagi warga sekitar. Oleh karena itu, evakuasi dan penempatan di lokasi pengungsian dianggap sebagai langkah preventif yang paling mendesak untuk dilakukan. GOR UTP Desa Plesungan dipilih sebagai lokasi penampungan sementara, menyediakan tempat berlindung yang lebih aman bagi para pengungsi.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus berupaya memadamkan api dan mengendalikan penyebaran asap. Koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan untuk memastikan penanganan kebakaran TPA Putri Cempo ini dapat segera diselesaikan dan warga dapat kembali ke rumah mereka dengan aman.
