PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah berhasil mendapatkan komitmen pendanaan sebesar Rp 3,56 triliun dari bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dana segar ini dialokasikan secara spesifik untuk mendukung agenda hilirisasi perusahaan.
Perjanjian fasilitas kredit sindikasi ini ditandatangani pada Senin, 18 Desember 2023, di Jakarta. PTBA menggandeng empat bank BUMN sebagai penyedia dana, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BPD Jatim).
Dalam penandatanganan tersebut, Direktur Utama PTBA, Arsal Kamal, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Himbara. Ia menjelaskan bahwa pinjaman ini akan menjadi tulang punggung pembiayaan untuk proyek-proyek hilirisasi PTBA yang berfokus pada pengembangan produk turunan batu bara.
“Kami berterima kasih kepada Himbara yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh terhadap rencana strategis kami. Pendanaan ini akan mempercepat realisasi proyek-proyek hilirisasi yang kami yakini akan memberikan nilai tambah signifikan bagi perusahaan dan negara,” ujar Arsal Kamal dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, Arsal Kamal merinci bahwa dana pinjaman sebesar Rp 3,56 triliun ini akan digunakan untuk membiayai pembangunan fasilitas produksi hilirisasi batu bara, termasuk pabrik pengolahan batu bara menjadi metanol dan gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME). Proyek-proyek ini merupakan bagian dari upaya PTBA untuk meningkatkan nilai ekonomis batu bara serta mengurangi ketergantungan impor produk kimia.
“Fokus kami adalah mengubah batu bara menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dan ramah lingkungan. Dengan adanya dukungan pendanaan dari Himbara, kami optimis dapat mewujudkan target hilirisasi ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, yang juga turut hadir dalam acara penandatanganan, menyatakan komitmen bank-bank Himbara untuk terus mendukung program pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri nasional. “Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan PTBA dalam mengimplementasikan agenda hilirisasi. Sinergi antar BUMN ini penting untuk menciptakan ekosistem industri yang kuat dan berkelanjutan,” kata Darmawan Junaidi.
Pinjaman sindikasi ini memiliki tenor selama 10 tahun. Komitmen pendanaan dari Himbara ini menegaskan peran strategis PTBA dalam transformasi industri energi Indonesia, dari sekadar produsen komoditas menjadi pengolah sumber daya alam yang bernilai tambah.
