Monday, 7 September 2026
BREAKING
POLITIK

Tiga Kabupaten Terparah Terkena Dampak Abu Erupsi Anak Krakatau

Oleh Danu Ilham September 7, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengidentifikasi tiga kabupaten yang paling parah terdampak oleh aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Dampak utama yang dirasakan oleh wilayah-wilayah tersebut adalah hujan abu vulkanik yang berasal dari letusan gunung tersebut.

Menurut data yang dirilis oleh BNPB, ketiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lampung Selatan. Wilayah-wilayah ini secara geografis paling dekat dengan lokasi Gunung Anak Krakatau, sehingga intensitas abu vulkanik yang jatuh di sana lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (27/12/2018) menyatakan, “Tiga kabupaten tersebut adalah yang paling terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.” Ia menambahkan bahwa abu vulkanik yang turun ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari warga, termasuk sektor pertanian dan perikanan yang menjadi mata pencaharian utama di daerah pesisir.

Lebih lanjut, Sutopo menjelaskan bahwa dampak abu vulkanik memang meluas ke berbagai wilayah lain di sekitar Selat Sunda, namun tingkat keparahannya berbeda-beda. Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lampung Selatan menjadi prioritas penanganan karena tingkat paparan abu yang paling signifikan. Pemerintah daerah setempat bersama BNPB terus melakukan pemantauan dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat di ketiga wilayah tersebut.

Selain dampak langsung berupa hujan abu, aktivitas Gunung Anak Krakatau juga menimbulkan kekhawatiran lain, termasuk potensi tsunami susulan yang pernah terjadi sebelumnya. Namun, fokus utama BNPB saat ini adalah mitigasi dan penanganan dampak abu vulkanik yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat di tiga kabupaten tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp