Monday, 7 September 2026
BREAKING
BERITA

Waspadai 6 Kebiasaan Mandi yang Mengikis Kelembapan Kulit

Oleh Emanuel September 7, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Mandi, kegiatan sehari-hari yang kerap dianggap remeh, ternyata menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan kulit jika tidak dilakukan dengan benar. Enam kebiasaan mandi yang umum dilakukan ini bisa menjadi biang keladi hilangnya kelembapan alami kulit, membuatnya kering, kusam, bahkan rentan terhadap masalah lain.

Salah satu kesalahan paling mendasar adalah penggunaan air panas yang berlebihan. Suhu air yang terlalu tinggi saat mandi dapat mengangkat minyak alami (sebum) yang berfungsi melindungi dan melembapkan kulit. Akibatnya, kulit menjadi kering dan pecah-pecah.

Selain suhu air, durasi mandi yang terlalu lama juga berdampak buruk. Berendam terlalu lama, terutama dengan air panas, akan semakin memperparah pengangkatan sebum. Kulit yang terpapar air dalam jangka waktu panjang akan kehilangan kelembapannya secara signifikan.

Pemilihan sabun yang keliru menjadi kesalahan berikutnya. Sabun dengan kandungan deterjen atau pewangi yang kuat cenderung lebih keras bagi kulit. Bahan-bahan ini dapat mengikis lapisan pelindung kulit, menyebabkan iritasi dan kekeringan.

Menggosok kulit terlalu keras saat mandi juga tidak disarankan. Penggunaan scrub yang kasar atau menggosok kulit dengan handuk secara agresif dapat merusak lapisan terluar kulit, menghilangkan kelembapan, dan menimbulkan luka kecil.

Kebiasaan mengeringkan badan dengan cara menggosok menggunakan handuk juga perlu diubah. Sebaiknya, tepuk-tepuk kulit secara lembut hingga agak kering, lalu biarkan sisa air menguap. Menggosok dapat menghilangkan kelembapan yang tersisa dan menyebabkan iritasi.

Terakhir, melupakan pelembap setelah mandi adalah kesalahan fatal. Kulit yang baru saja dibersihkan lebih siap menyerap pelembap. Melewatkan langkah ini berarti membiarkan kulit kembali kehilangan kelembapan yang seharusnya dijaga.

Bagikan: Facebook X WhatsApp