JAKARTA – PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mencatatkan kinerja impresif dari investasi strategisnya di Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) Filipina. Sejak mengakuisisi 20% saham perusahaan energi terbarukan terkemuka di Filipina tersebut pada Juni 2025, Pertamina NRE tidak hanya berhasil meraih dividen yang signifikan, tetapi juga menyaksikan lonjakan nilai investasinya seiring dengan peningkatan kapitalisasi pasar CREC.
Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menyatakan kebanggaannya atas hasil positif yang diraih. "Pembagian dividen dari CREC dalam kurun waktu setahun menjadi bukti bahwa investasi yang kami lakukan tidak hanya memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga telah memberikan manfaat finansial yang nyata," ungkap Sri dalam keterangan resminya pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Lonjakan kapitalisasi pasar CREC menjadi indikator kuat prospek cerah bisnis energi terbarukan. Hingga triwulan kedua tahun 2026, nilai pasar CREC melonjak dari kisaran 600 juta dolar AS menjadi hampir 900 juta dolar AS. Peningkatan nilai ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap potensi sektor energi bersih, sekaligus mempertegas keberhasilan strategi investasi anorganik yang dijalankan oleh Pertamina NRE.
Strategi anorganik ini menjadi salah satu pilar utama bagi Pertamina NRE dalam upaya memperluas portofolio energi bersihnya di kawasan regional Asia Tenggara. Melalui akuisisi strategis seperti di CREC, perusahaan berupaya mempercepat transisi energi dan memperkuat posisinya di pasar energi terbarukan yang kian kompetitif.
Sri menambahkan bahwa keberhasilan investasi ini menjadi penguat komitmen Pertamina NRE untuk terus membangun portofolio investasi yang tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. Perusahaan secara proaktif terus memantau implementasi strategi jangka pendek dan jangka panjang yang dijalankan oleh CREC. Pemantauan ini krusial untuk memastikan optimalisasi penciptaan nilai perusahaan dan menjaga sinergi antara kedua entitas.
Saat ini, CREC menjelma menjadi salah satu pemain utama di industri energi surya Filipina. Perusahaan tersebut mengelola kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang impresif, mencapai lebih dari 1.200 MWdc. Aset yang dimiliki CREC ini dinilai sangat strategis oleh Pertamina NRE, terutama dalam mendukung agenda ekspansi bisnis energi baru dan terbarukan perusahaan di kancah internasional, khususnya di wilayah Asia Tenggara.
Pertamina NRE sendiri memiliki visi ambisius untuk menjadi pemain global terdepan dalam bisnis energi baru dan terbarukan. Melalui lini bisnis yang berfokus pada pengembangan energi bersih, perusahaan ini berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap upaya global dalam mengurangi emisi karbon dan memerangi perubahan iklim.
Investasi di CREC merupakan bagian dari peta jalan Pertamina NRE untuk mendiversifikasi portofolio energinya. Selain PLTS, perusahaan juga menjajaki peluang di sektor energi terbarukan lainnya seperti tenaga angin, energi panas bumi, dan biomassa. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai bauran energi terbarukan yang lebih tinggi di masa depan.
Dukungan dari induk usaha, PT Pertamina (Persero), menjadi faktor kunci dalam memuluskan langkah Pertamina NRE. Sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia, Pertamina memberikan arahan strategis dan dukungan finansial yang dibutuhkan agar Pertamina NRE dapat bersaing di pasar global. Kolaborasi antara Pertamina NRE dan CREC tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga membuka peluang transfer teknologi dan praktik terbaik dalam pengelolaan energi terbarukan.
Pengembangan energi terbarukan di Filipina juga sejalan dengan tren global yang menunjukkan peningkatan investasi di sektor ini. Banyak negara, termasuk negara-negara di Asia Tenggara, semakin menyadari urgensi transisi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan untuk menjaga ketahanan energi nasional dan memenuhi komitmen iklim internasional.
Pertamina NRE terus berupaya mengidentifikasi dan mengevaluasi peluang investasi serupa di negara-negara lain yang memiliki potensi pasar energi terbarukan yang menjanjikan. Fokus pada pertumbuhan portofolio yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham tetap menjadi prioritas utama perusahaan.
Keberhasilan investasi di CREC diharapkan menjadi katalisator bagi Pertamina NRE untuk terus menorehkan prestasi di kancah internasional. Dengan fondasi yang kuat dan strategi yang matang, Pertamina NRE bertekad menjadi pemain kunci dalam transformasi energi global menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.











