Saturday, 5 September 2026
BREAKING
BADMINTON

Dendi Melaju ke Semifinal, Richie Gagal di Perempat Final POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026

Oleh Wibowo September 5, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pontianak, 4 September 2026 – Tunggal putra Indonesia, Dendi Triansyah, menunjukkan performa gemilang di babak perempat final POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026. Ia berhasil melaju ke semifinal setelah menundukkan lawannya dari Malaysia, Cheam June Wei, dengan skor meyakinkan 21-11, 21-10.

Kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi Dendi, terutama setelah hasil kurang memuaskan di turnamen sebelumnya. “Lawan saya lebih berpengalaman, lebih senior jadi tadi saya lebih siapkan pikiran dan mental yang kuat,” ujar Dendi usai pertandingan. Ia juga mengakui peran besar dukungan penonton yang menurutnya menjadi senjatanya di lapangan. “Dukungan penonton jadi senjata saya hari ini, dia mungkin grogi jadi tidak bisa bermain sesuai yang dia mau. Seperti bingung mainnya,” tambahnya.

Strategi Dendi untuk tidak banyak memberikan bola serangan kepada Cheam June Wei terbukti jitu. “Selain itu, kunci kemenangan saya tadi adalah tidak banyak memberikan dia bola serangan karena dia bagus serangannya,” jelas Dendi. Ia mengaku sangat bersyukur bisa mencapai semifinal, namun menegaskan belum puas dan bertekad untuk meraih gelar juara di Indonesia Masters.

Sementara itu, langkah Richie Duta Richardo harus terhenti di babak perempat final setelah kalah dari wakil Jepang, Shogo Ogawa. Richie harus mengakui keunggulan lawannya dalam tiga gim dengan skor 21-8, 10-21, 16-21.

Richie mengakui permainannya di gim pertama lebih unggul karena lawan tidak siap bermain dengan tempo lambat. Namun, perubahan strategi lawan di gim kedua membuatnya tertinggal jauh. “Di gim kedua dia langsung mengubah cara main lalu saya tertinggal cukup jauh, saya sudah berusaha mencoba mengikuti temponya,” tuturnya.

Memasuki gim ketiga, Richie merasa kalah konsisten. “Di gim ketiga saya kalah konsisten. Dia lebih minim unforced errornya, sebaliknya saya banyak mati sendiri,” ungkapnya. Meskipun mengakui kondisi fisiknya menurun, Richie menilai hal tersebut tidak terlalu mempengaruhi permainan, melainkan lebih kepada fokus yang kurang teguh. “Kondisi pasti sudah menurun tapi tidak yang benar-benar mempengaruhi permainan, tadi lebih ke fokusnya yang kurang teguh,” kata Richie.

Menyikapi performanya selama dua minggu terakhir, Richie menilai cukup baik, terutama di minggu pertama. Namun, ia menyadari masih perlu meningkatkan konsistensi di minggu kedua. “Untuk performa selama dua minggu ini, yang saya jalani cukup baik. Apa yang dilatih juga maksimal di minggu pertama tapi memang di minggu kedua masih kurang konsisten. Saya harus lebih konsisten lagi untuk ke depannya, untuk di Super 100 selanjutnya,” pungkasnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp