Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengungkapkan bahwa dirinya masih merasakan dampak signifikan dari kecelakaan yang dialaminya di Sirkuit Mandalika, Indonesia. Perjuangan untuk kembali ke kondisi fisik optimal pasca insiden tersebut terus berlanjut hingga kini.
Marquez, yang mengalami kecelakaan hebat saat sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Mandalika pada Jumat, 18 Maret 2022, harus menepi cukup lama dari lintasan balap. Meskipun telah kembali berkompetisi, ia mengaku belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dideritanya.
Dalam sebuah kesempatan, Marquez secara terbuka menyatakan perasaannya mengenai kondisi fisiknya. “Saya masih menderita sejak kecelakaan itu,” ujar Marquez, mengindikasikan bahwa pemulihan pasca insiden di Indonesia tersebut bukanlah proses yang instan. Ia menambahkan, “Saya belum sepenuhnya pulih.” Pengakuan ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi Marquez dalam upayanya untuk kembali ke performa terbaiknya.
Kecelakaan di Mandalika tersebut memang tergolong parah. Marquez terlempar dari motornya dan sempat mengalami kesulitan untuk bangkit. Insiden ini menambah daftar panjang cedera yang pernah dialami oleh pembalap asal Spanyol tersebut. Meskipun demikian, semangat juang Marquez untuk kembali berkompetisi tetap tinggi, dibuktikan dengan keputusannya untuk terus berlaga meski belum dalam kondisi prima.
Kondisi Marquez menjadi perhatian utama bagi tim Repsol Honda dan para penggemarnya. Pemulihan cedera, terutama yang berkaitan dengan cedera kepala dan leher, membutuhkan waktu dan perhatian khusus. Pengakuan Marquez ini memberikan gambaran realistis mengenai proses kembalinya seorang atlet kelas dunia setelah mengalami cedera serius. Harapannya, dengan waktu dan perawatan yang tepat, Marquez dapat segera menemukan kembali performa terbaiknya di lintasan balap.
