Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berencana menggelar Lampung Financial Festival 2026. Acara ini merupakan bagian dari strategi komprehensif LPS untuk mendongkrak tingkat literasi masyarakat Provinsi Lampung, khususnya terkait pemahaman akan produk keuangan dan peran penting penjaminan simpanan.
Melalui festival yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026 ini, LPS berharap dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat di Lampung. Tujuannya adalah agar masyarakat tidak hanya lebih melek finansial, tetapi juga memahami secara mendalam bagaimana LPS melindungi dana simpanan mereka di bank.
Kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). “Dalam UU P2SK, LPS memiliki mandat untuk melakukan edukasi dan sosialisasi, dan kami berkomitmen untuk melaksanakannya,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS, Inspector General Pol. (Purn.) Drs. Puji Santoso, M.M., dalam keterangan resminya. Beliau menekankan pentingnya peran LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan melalui perlindungan terhadap nasabah bank.
Financial Festival ini akan menjadi platform edukasi yang interaktif dan menarik. Berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, pameran, dan konsultasi langsung dengan para ahli keuangan akan disajikan. Diharapkan, partisipasi aktif dari masyarakat Lampung dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan manfaat dari penjaminan simpanan yang diselenggarakan oleh LPS.
Lebih lanjut, Puji Santoso menjelaskan bahwa fokus program edukasi LPS tidak hanya terbatas pada penjaminan simpanan, tetapi juga mencakup literasi mengenai instrumen keuangan lainnya. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa LPS hadir untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan dalam bertransaksi perbankan,” tambahnya. Dengan demikian, masyarakat dapat membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas dan terhindar dari risiko kerugian yang tidak perlu.
Pelaksanaan Lampung Financial Festival 2026 ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan literasi keuangan di wilayah tersebut. LPS optimis bahwa melalui kegiatan seperti ini, masyarakat Lampung akan semakin cakap dalam mengelola keuangan pribadi dan memahami peran vital LPS dalam ekosistem perbankan nasional.
