Friday, 4 September 2026
BREAKING
DUNIA

Serbuan Influencer di US Open Picu Polemik Etiket Tenis

Oleh Rini Widiyarti September 4, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Gelaran US Open tahun ini diramaikan oleh kehadiran 100 influencer dan kreator konten, sebuah langkah yang memicu perdebatan sengit mengenai etiket tenis. Insiden-insiden yang mengganggu jalannya pertandingan telah menjadi sorotan utama, menimbulkan pertanyaan tentang batasan antara promosi digital dan integritas olahraga.

Ketegangan memuncak saat pertandingan antara Carlos Alcaraz dan Daniel Evans di Arthur Ashe Stadium, ketika seorang penonton bersorak di tengah poin krusial. Kejadian serupa juga mewarnai laga lain, menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi para atlet dan penonton setia. Pengamat tenis berpendapat bahwa kehadiran influencer, meski bertujuan mempromosikan acara, terkadang berujung pada pelanggaran etiket yang telah lama dijunjung tinggi dalam dunia tenis.

Salah satu insiden yang paling banyak dibicarakan terjadi saat Alcaraz menghadapi Evans. Sebuah teriakan dari penonton diyakini mengganggu konsentrasi Alcaraz pada saat genting. Pengalaman ini bukan kali pertama bagi para pemain top. Novak Djokovic sebelumnya juga pernah mengeluhkan kebisingan dari area penonton yang diisi oleh para influencer, yang menurutnya mengganggu ritme permainan.

“Ini adalah pertandingan tenis, bukan konser,” ujar seorang penonton yang enggan disebutkan namanya, menyuarakan kekecewaannya terhadap perilaku beberapa penonton. Ia menambahkan bahwa suara sorakan yang terlalu dini atau teriakan di saat yang tidak tepat merusak pengalaman menonton pertandingan level profesional.

Manajemen US Open tampaknya menyadari situasi ini. Pihak penyelenggara dilaporkan telah meningkatkan upaya untuk mengelola perilaku penonton, termasuk para influencer yang hadir. Juru bicara US Open menyatakan, “Kami berkomitmen untuk memastikan pengalaman yang luar biasa bagi semua penggemar, atlet, dan mitra kami. Kami terus mengevaluasi dan menyesuaikan protokol kami untuk menjaga integritas dan semangat olahraga.”

Di sisi lain, para influencer yang hadir memiliki perspektif yang berbeda. Beberapa berargumen bahwa kehadiran mereka membawa energi baru dan menarik audiens yang lebih luas, terutama generasi muda, ke dalam dunia tenis. Mereka berpendapat bahwa sedikit kebisingan adalah bagian dari pengalaman menonton acara olahraga yang meriah.

Namun, perdebatan ini menyoroti keseimbangan yang rapuh antara inovasi dan tradisi. Bagaimana US Open dan dunia tenis secara umum akan menavigasi lanskap media sosial yang terus berkembang sambil tetap mempertahankan nilai-nilai inti olahraga tetap menjadi pertanyaan krusial di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp