Friday, 4 September 2026
BREAKING
DUNIA

Krisis Susu di Kenya: “Chai” Terancam Langka, Harga Meroket

Oleh Rini Widiyarti September 4, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Para pecinta teh susu atau “chai” di Kenya kini dilanda kekhawatiran. Pasokan susu segar, bahan pokok minuman favorit nasional ini, dilaporkan mengalami penurunan drastis. Akibatnya, rak-rak supermarket mulai kosong, para penjual terpaksa melakukan penjatahan pasokan, dan harga susu melonjak tajam.

Kondisi ini dikonfirmasi oleh berbagai laporan yang menyebutkan bahwa sapi-sapi perah di seluruh negeri mengalami penurunan produksi susu. Salah satu penyebab utamanya adalah kekeringan ekstrem yang melanda Kenya sejak beberapa waktu lalu. Kurangnya curah hujan menyebabkan ketersediaan pakan ternak menjadi sangat terbatas, sehingga berdampak langsung pada kesehatan dan produktivitas sapi.

Seorang pedagang susu di Nairobi, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan keprihatinannya. “Kami kesulitan mendapatkan pasokan susu seperti biasanya. Sapi-sapi tidak menghasilkan sebanyak dulu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa para petani pun terpaksa menjual sapi mereka karena tidak mampu lagi memeliharanya, yang semakin memperburuk situasi pasokan jangka panjang.

Dampak krisis ini tidak hanya dirasakan oleh para pedagang, tetapi juga oleh konsumen. Harga susu segar dilaporkan telah naik rata-rata 30 shilling Kenya per liter. Kenaikan ini membebani rumah tangga, terutama bagi mereka yang bergantung pada susu sebagai sumber nutrisi utama. “Ini sangat sulit bagi kami, terutama yang memiliki anak kecil,” keluh seorang ibu rumah tangga di Kiambu.

Para pakar pertanian memperingatkan bahwa jika kondisi kekeringan tidak segera membaik, krisis pasokan susu ini dapat berlanjut hingga beberapa bulan ke depan. Ketergantungan Kenya pada sektor peternakan sapi perah, yang merupakan tulang punggung ekonomi pedesaan, menjadikan masalah ini sangat krusial. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah-langkah mitigasi, termasuk penyediaan pakan darurat dan bantuan bagi para peternak, untuk menstabilkan kembali pasokan susu dan menjaga harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp