Aparat kepolisian berhasil menggerebek sebuah pabrik oli palsu di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Modus operandi yang dijalankan adalah memalsukan produk pelumas ternama, yaitu oli Pertamina. Pengungkapan ini membuka tabir praktik ilegal yang merugikan konsumen dan merek ternama.
Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Selasa (27/6/2023) tersebut, tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditpidsiber) Bareskrim Polri dan Subdit Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil menyita ribuan liter oli palsu. Turut diamankan pula berbagai peralatan yang digunakan untuk memproduksi oli imitasi tersebut.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya penjualan oli Pertamina dengan harga yang tidak wajar. “Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan peredaran oli Pertamina yang tidak asli,” ujar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (27/6/2023).
Tim investigasi kemudian melakukan penyelidikan mendalam dan berhasil mengidentifikasi lokasi pabrik oli palsu tersebut. Barang bukti yang berhasil disita meliputi 5.000 liter oli Pertamina palsu, 3.000 liter oli Pertamina palsu yang siap edar, 1.000 liter oli Pertamina palsu yang belum dikemas, 1.500 botol oli Pertamina palsu, serta 1.500 hologram oli Pertamina palsu.
Selain itu, turut diamankan pula 5.000 unit botol oli Pertamina palsu yang kosong, 5.000 lembar stiker oli Pertamina palsu, 1.000 unit alat press botol, 10 unit alat pengisi oli, 10 unit mesin mixer oli, dan 10 unit pompa oli. Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa para pelaku telah beroperasi selama sekitar dua tahun.
Untuk menghindari kerugian, konsumen diimbau untuk selalu waspada dan memperhatikan beberapa hal saat membeli oli Pertamina. Salah satunya adalah dengan memeriksa keaslian hologram pada kemasan. Hologram asli biasanya memiliki detail yang tajam dan sulit ditiru, serta dapat berubah warna atau menampilkan efek visual tertentu saat digerakkan.
Selain hologram, perhatikan juga kualitas kemasan. Botol oli Pertamina asli umumnya terbuat dari bahan berkualitas baik, dengan cetakan yang jelas dan rapi. Hindari kemasan yang terlihat ringkih, buram, atau memiliki cetakan yang pudar.
Perbedaan harga yang signifikan juga patut dicurigai. Oli Pertamina asli dijual dengan harga yang standar. Jika menemukan penawaran harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran, ada baiknya untuk melakukan pengecekan lebih lanjut atau mencari sumber lain yang terpercaya.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan praktik penjualan oli palsu. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk melaporkan jika menemukan modus-modus seperti ini agar dapat kami tindaklanjuti,” tegas Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.
