Thursday, 3 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Terapi Ketamin Infus Tunjukkan Harapan Baru untuk Depresi Bipolar Resisten Pengobatan

Oleh Rini Widiyarti September 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah uji coba terkontrol secara acak baru-baru ini menunjukkan bahwa penggunaan ketamin intravena (IV) sebagai terapi tambahan dapat memberikan efek antidepresan yang signifikan pada pasien dengan depresi bipolar yang resisten terhadap pengobatan. Hasil studi ini menawarkan harapan baru bagi kelompok pasien yang sebelumnya memiliki pilihan pengobatan terbatas.

Penelitian yang dipimpin oleh Diana K. Orsini, MSc, MPH, dari University of Toronto di Kanada, dan timnya, mengindikasikan bahwa ketamin IV menunjukkan efektivitas yang lebih baik dibandingkan dengan midazolam dalam meredakan gejala depresi pada populasi tersebut. Temuan ini penting mengingat minimnya bukti ilmiah mengenai keamanan dan efektivitas ketamin untuk gangguan bipolar.

Sebelumnya, studi-studi mengenai ketamin untuk depresi cenderung mengecualikan pasien dengan gangguan bipolar. Para peneliti menjelaskan dalam publikasi mereka, “Kompleksitas pasien dan kekhawatiran teoritis mengenai keamanan (misalnya, risiko mania atau psikosis yang muncul akibat ketamin) telah berkontribusi pada pengecualian gangguan bipolar.” Namun, uji coba terbaru ini secara spesifik menargetkan kelompok pasien tersebut.

Dalam studi ini, peserta yang didiagnosis dengan depresi bipolar dan tidak merespons pengobatan standar menerima ketamin IV atau midazolam. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang menerima ketamin IV mengalami penurunan gejala depresi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kelompok yang menerima midazolam. Hal ini menggarisbawahi potensi ketamin sebagai opsi pengobatan yang menjanjikan.

Meskipun demikian, para peneliti menekankan pentingnya pemantauan ketat terhadap pasien selama dan setelah pemberian ketamin. Risiko efek samping seperti mania atau psikosis, meskipun jarang, tetap menjadi perhatian yang perlu dikelola dengan cermat oleh profesional medis. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami sepenuhnya mekanisme kerja ketamin pada depresi bipolar dan untuk mengoptimalkan protokol pengobatannya.

Temuan dari uji coba ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam penanganan depresi bipolar yang sulit diobati. Dengan pendekatan yang hati-hati dan berbasis bukti, ketamin IV berpotensi menjadi alat penting dalam gudang senjata psikiatri untuk membantu pasien yang menderita kondisi yang melemahkan ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp