Thursday, 3 September 2026
BREAKING
DUNIA

Pengusaha Malta Dibebaskan dari Tuduhan Perencanaan Pembunuhan Jurnalis Daphne Caruana Galizia

Oleh Rini Widiyarti September 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Seorang taipan asal Malta, Yorgen Fenech, pada hari Senin, 14 Oktober 2024, dibebaskan dari semua tuduhan merencanakan pembunuhan jurnalis investigasi terkemuka, Daphne Caruana Galizia. Caruana Galizia tewas dalam ledakan bom mobil di depan rumahnya pada Oktober 2017, setelah bertahun-tahun mengungkap skema korupsi dan pencucian uang di Malta.

Keputusan pengadilan ini mengakhiri persidangan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, sejak Fenech ditangkap pada November 2019. Juri memutuskan bahwa tidak ada cukup bukti untuk membuktikan Fenech terlibat dalam konspirasi untuk membunuh jurnalis tersebut. Fenech, yang merupakan pemilik perusahaan energi Electrogas, selalu membantah tuduhan tersebut.

Daphne Caruana Galizia dikenal luas karena investigasinya yang mendalam terhadap dugaan korupsi di kalangan politikus dan pebisnis Malta. Laporannya sering kali mengungkap skema kompleks yang melibatkan perbankan, perusahaan lepas pantai, dan aliran dana yang mencurigakan. Karyanya telah menarik perhatian internasional dan menjadi sorotan dalam berbagai investigasi.

Meskipun Fenech dibebaskan dari tuduhan perencanaan pembunuhan, kasus ini tetap membuka luka lama terkait dengan upaya mengungkap kebenaran di balik kematian Caruana Galizia. Tiga pria lain sebelumnya telah dijatuhi hukuman penjara karena melakukan pembunuhan tersebut, namun identitas dalang di balik aksi keji itu masih menjadi pertanyaan besar yang belum terjawab sepenuhnya bagi publik.

Keluarga Caruana Galizia telah menyuarakan kekecewaan atas keputusan pengadilan tersebut. Mereka menyatakan bahwa keadilan belum sepenuhnya tercapai dengan bebasnya Fenech. “Kami tidak akan pernah berhenti mencari kebenaran dan keadilan untuk Daphne,” ujar seorang perwakilan keluarga.

Kasus ini telah menimbulkan sorotan tajam terhadap independensi peradilan dan kebebasan pers di Malta. Banyak pihak berharap agar penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kematian jurnalis tersebut dapat terus dilanjutkan hingga tuntas, demi menegakkan supremasi hukum dan melindungi para jurnalis yang berani menyuarakan kebenaran.

Bagikan: Facebook X WhatsApp