Dunia penerbangan dan antariksa berduka atas berpulangnya Wally Funk, seorang perempuan tangguh yang memecahkan berbagai rekor. Ia dikenal sebagai perempuan tertua yang pernah melakukan perjalanan ke luar angkasa.
Funk mengembuskan napas terakhirnya pada usia 87 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta para penggemar antariksa di seluruh dunia. Ia dikenal sebagai salah satu pionir di industri penerbangan yang tak pernah berhenti mengejar mimpinya.
Perjalanan Funk ke luar angkasa bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan juga simbol keberanian dan semangat juang perempuan. Di usia yang tidak muda lagi, ia membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita tertinggi. Momen bersejarah itu terjadi pada tahun 2021 lalu.
Saat itu, Funk bergabung dalam misi penerbangan suborbital bersama perusahaan Blue Origin. Penerbangan tersebut membawanya melintasi garis batas antariksa, sebuah pencapaian luar biasa yang membuatnya tercatat dalam sejarah sebagai perempuan tertua yang pernah merasakan sensasi terbang di luar atmosfer bumi.
Sebelum menjejakkan kaki di ambang antariksa, Funk telah memiliki rekam jejak panjang di dunia penerbangan. Ia adalah seorang pilot yang sangat berpengalaman dan instruktur penerbangan. Sejak muda, ia sudah menunjukkan ketertarikan yang besar pada dunia kedirgantaraan.
Funk merupakan bagian dari kelompok ‘Mercury 13’, sekelompok perempuan yang menjalani tes fisik dan psikologis yang sama dengan para astronot pria pada era awal program antariksa Amerika Serikat. Meskipun tidak semua dari mereka akhirnya terbang ke angkasa, perjuangan mereka membuka jalan bagi perempuan-perempuan lain di kemudian hari.
Dedikasi dan semangat pantang menyerah Funk menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda dan perempuan yang bercita-cita di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Ia membuktikan bahwa batasan itu seringkali hanya ada dalam pikiran.
Wally Funk akan selalu dikenang sebagai sosok pemberani yang mendobrak berbagai norma dan batasan. Perjalanannya ke luar angkasa di usia senja menjadi bukti nyata bahwa mimpi bisa diraih kapan saja, tanpa memandang usia.
