Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Tuchel Ingatkan Inggris: Argentina Bermain Didasari Sejarah, Kami Siap!

Oleh Herfansyah July 15, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Thomas Tuchel mengingatkan timnas Inggris bahwa Argentina akan bermain dengan motivasi ekstra di semifinal Piala Dunia di Atlanta, Rabu (tanggal tidak spesifik dalam referensi, diasumsikan relevan dengan konteks). Pelatih asal Jerman itu menilai ‘La Albiceleste’ akan tampil ‘didasari sejarah’ saat kedua negara raksasa sepak bola ini kembali berhadapan di turnamen akbar.

Pertemuan di Atlanta akan menjadi duel keenam antara Inggris dan Argentina di Piala Dunia. Tiga di antaranya terjadi pasca-Perang Falklands tahun 1982, yang menambah dimensi emosional pada laga krusial ini.

Tuchel, yang pernah menangani Chelsea, mengakui laga ini sarat akan rivalitas yang membekas. Ia merujuk pada beberapa pertandingan ikonik di masa lalu.

Salah satu yang paling kontroversial adalah perempat final Piala Dunia 1986. Kala itu, Diego Maradona mencetak gol ‘Tangan Tuhan’ yang kontroversial, membawa Argentina menang 2-1 dalam perjalanan mereka meraih gelar juara.

Sejarah kelam juga dialami Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 1998. David Beckham harus diusir dari lapangan, dan Argentina keluar sebagai pemenang melalui adu penalti.

Namun, Inggris tak selamanya inferior. Empat tahun berselang, Beckham berhasil membalasnya dengan mencetak gol penalti yang memastikan kemenangan 1-0 di fase grup Piala Dunia 2002.

Sebelum era modern, Inggris juga punya catatan positif. Mereka menang 3-1 di fase grup Piala Dunia 1962 dan meraih kemenangan 1-0 di perempat final Piala Dunia 1966. Kemenangan di tahun 1966 membawa Inggris menjadi juara dunia.

Kendati demikian, Tuchel menegaskan bahwa timnya tidak gentar. Ia menyatakan, “Kami siap.” Pernyataan ini mengindikasikan keyakinan penuh skuad Inggris dalam menghadapi tekanan dan sejarah yang menyertai duel melawan Argentina.

Sang pelatih juga dilaporkan tidak memiliki masalah dengan Jude Bellingham, meski sang pemain muda sempat menunjukkan luapan emosi di lapangan. Fokus utama Tuchel adalah mempersiapkan timnya secara optimal untuk menghadapi tantangan besar di semifinal.

Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit, tidak hanya memperebutkan tiket final, tetapi juga melibatkan narasi sejarah yang panjang antara kedua negara. Inggris harus mampu meredam semangat juang Argentina yang dipicu oleh memori masa lalu.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait