Ketegangan diplomatik antara mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan memanas. Trump dikabarkan membatalkan pertemuan yang telah dijadwalkan secara mendadak, bahkan setelah tiket pesawat untuk perjalanan tersebut disebut telah dipesan.
Menurut laporan dari Axios yang dirilis pada Jumat, 17 Juli 2026, pembatalan sepihak ini memicu kekecewaan dari pihak Netanyahu. Situasi ini mencerminkan adanya keretakan dalam hubungan kedua tokoh politik yang sebelumnya dikenal memiliki kedekatan.
Detail mengenai alasan pasti pembatalan tersebut belum diungkapkan secara resmi oleh pihak Trump. Namun, praktik pembatalan mendadak ini meninggalkan kesan yang kurang baik, terutama mengingat Netanyahu telah mempersiapkan diri untuk pertemuan tersebut. Laporan Axios mengindikasikan bahwa Trump terkesan melakukan ‘ghosting’ atau menghilang tanpa kabar terhadap Netanyahu.
Hubungan Trump dan Netanyahu selama ini kerap digambarkan sebagai kemitraan yang kuat, terutama selama masa kepresidenan Trump. Keduanya seringkali berbagi pandangan yang sejalan terkait kebijakan luar negeri, khususnya mengenai Timur Tengah. Namun, insiden pembatalan mendadak ini menjadi indikasi adanya dinamika baru yang mungkin tidak lagi seharmonis dulu.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan hubungan kedua pemimpin tersebut. Apakah ini merupakan insiden terisolasi atau menandakan perubahan fundamental dalam pendekatan Trump terhadap sekutu-sekutunya di masa lalu masih menjadi spekulasi.
