Tragedi Maut di Lucknow: Api Merenggut 15 Nyawa, Investigasi Mendalam Dimulai

Yohanes

Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas akibat kebakaran hebat yang melanda sebuah gedung di kota Lucknow, India utara, pada Senin. Peristiwa tragis ini memicu perintah investigasi menyeluruh dari pemerintah setempat dan kembali menyoroti isu keselamatan kebakaran yang kerap terabaikan di bangunan komersial padat di India.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14:45 waktu setempat itu melalap sebuah gedung di area Aliganj yang ramai penduduk. Bangunan tersebut diketahui berfungsi ganda, menampung sebuah toko hewan peliharaan di lantai dasar dan pusat animasi serta pusat permainan 3D di dua lantai di atasnya. Saksi mata menggambarkan pemandangan mengerikan saat orang-orang berupaya menyelamatkan diri dengan melompat dari jendela atau bergelantungan di kabel untuk menghindari kobaran api dan asap tebal yang dengan cepat menyelimuti struktur bangunan.

Upaya penyelamatan yang dilakukan tim pemadam kebakaran dan tim tanggap darurat negara berjalan dramatis. Petugas terpaksa menerobos dinding bangunan untuk mencapai korban yang terjebak di dalam. Asap pekat dan api yang melahap satu-satunya tangga utama gedung membuat jalur evakuasi menjadi sangat terbatas, memperparah kepanikan dan kesulitan para penghuni untuk melarikan diri. Beberapa korban berhasil menghubungi kerabat mereka di tengah kepungan api, menyampaikan keputusasaan dan permintaan tolong sebelum terputus.

Salah satu korban, Mohammad Shazan (19), seorang peserta pelatihan di pusat animasi, sempat menelepon keluarganya mengabarkan dirinya terjebak. Menurut keterangan kakaknya kepada BBC Hindi, Shazan berusaha berlindung di toilet untuk menghindari asap, namun tak kunjung berhasil keluar. Kisah serupa datang dari Prabhujyot Singh yang menerima telepon dari putranya yang meminta diselamatkan, namun ketika ia tiba di lokasi, semuanya sudah terlambat.

Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Namun, otoritas setempat menduga minimnya jalur evakuasi darurat menjadi faktor utama banyaknya korban jiwa. Asap yang cepat menyebar dan api yang melahap akses keluar utama membuat banyak orang terperangkap di dalam gedung. Dugaan lain yang mengemuka dari kerabat korban adalah adanya sistem akses biometrik di beberapa area gedung yang justru mempersulit upaya pelarian saat insiden terjadi.

Wakil Kepala Menteri Uttar Pradesh, Brajesh Pathak, menyatakan bahwa investigasi telah dimulai. "Otoritas telah diinstruksikan untuk memastikan insiden seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang," ujarnya kepada wartawan, menegaskan komitmen pemerintah dalam menindaklanjuti tragedi ini. Pihak kepolisian telah mengajukan dakwaan terkait perbuatan yang membahayakan nyawa dan menangkap empat orang yang diduga terkait dengan kebakaran tersebut. Selain itu, empat pejabat publik juga telah diskorsing terkait insiden ini.

Peristiwa kebakaran di Lucknow ini kembali membuka luka lama dan meningkatkan kekhawatiran publik mengenai standar keselamatan kebakaran di India. Dalam beberapa bulan terakhir, serangkaian kebakaran mematikan lainnya telah terjadi, mengungkap pelanggaran terhadap aturan keselamatan yang ketat di banyak bangunan komersial yang padat penghuni. Kebakaran di sebuah penginapan di Delhi, ibu kota India, yang terjadi kurang dari sebulan sebelum insiden di Lucknow, juga merenggut beberapa nyawa, menunjukkan betapa seriusnya masalah ini.

Para saksi mata di lokasi kejadian menceritakan adegan yang mencekam. Anurag Ojha, yang berada di dekat lokasi, mendengar bau tidak sedap sebelum melihat kobaran api yang besar dan mendengar teriakan minta tolong. Ia melihat warga sekitar berinisiatif memecahkan kaca jendela gedung agar lebih banyak orang bisa keluar. Saksi lain, yang hanya mengidentifikasi diri sebagai Aman, mengatakan bahwa warga setempat segera bergegas membantu setelah melihat asap membumbung. Mereka berhasil menyelamatkan lima hingga enam orang, namun salah satunya mengalami luka parah setelah melompat dari gedung.

Tragedi ini tidak hanya menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat keras akan pentingnya penegakan regulasi keselamatan bangunan. Pihak berwenang diharapkan dapat mengungkap seluruh akar permasalahan yang menyebabkan musibah ini, serta mengambil langkah konkret untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan, pengawasan, dan penegakan aturan keselamatan kebakaran di seluruh India menjadi agenda mendesak pasca-peristiwa memilukan ini.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All