Tim nasional Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Aljazair. Duel ini berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Swiss yang tampil dominan sepanjang pertandingan. Hasil ini menjadi sejarah baru bagi Swiss sebagai kemenangan pertama mereka di fase gugur Piala Dunia sejak 1938.
Nama penyerang muda berusia 20 tahun, Johan Manzambi, menjadi sorotan utama dalam laga ini. Penampilannya yang memukau membuat Newcastle United dikabarkan tengah berusaha keras mengamankan tanda tangannya. Manzambi membuktikan kualitasnya dengan mengacak-acak lini pertahanan Aljazair sejak awal laga.
Gol pembuka Swiss lahir berkat aksi individu brilian Manzambi pada menit ke-10. Setelah menerima operan dari Ruben Vargas, Manzambi sukses melewati bek kanan Aljazair, Aissa Mandi. Umpan silang terukur dari Manzambi kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh Breel Embolo.
Keunggulan Swiss bertambah hanya 48 detik setelah babak kedua dimulai. Dan Ndoye mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan akurat ke sudut jauh gawang yang dikawal Luca Zidane. Meskipun Zidane sempat menyentuh bola, sepakan Ndoye terlalu kuat untuk dihalau.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, terlihat sangat puas di pinggir lapangan melihat anak asuhnya tampil disiplin. Swiss kini telah mencatatkan tiga kemenangan beruntun dengan torehan delapan gol dan hanya kebobolan dua kali sepanjang turnamen.
Sebaliknya, Aljazair gagal memanfaatkan peluang emas yang mereka miliki. Houssem Aouar melewatkan kesempatan mencetak gol pada menit kelima setelah gagal mengonversi umpan Riyad Mahrez. Hingga laga berakhir, lini pertahanan Swiss yang dikawal ketat oleh Gregor Kobel tetap sulit ditembus.
Kemenangan ini seharusnya bisa lebih telak andai peluang Fabian Rieder pada menit ke-81 tidak gagal. Meski sempat melewatkan kesempatan emas di depan gawang yang terbuka, Swiss tetap melenggang mulus ke fase berikutnya.
Kapten tim, Granit Xhaka, mencoba meredam ekspektasi tinggi publik terhadap timnya. Namun, performa impresif tim saat ini membuat harapan pendukung Swiss kian melambung tinggi.
Kini, Swiss tengah mempersiapkan diri untuk menatap babak selanjutnya. Mereka dijadwalkan akan menghadapi pemenang antara Kolombia atau Ghana di lokasi yang sama pada hari Selasa mendatang. Kepercayaan diri tinggi menyelimuti skuad asuhan Murat Yakin yang kini menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya di Piala Dunia 2026.











